Kabar BUMN — Dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) menunjukkan langkah konkret mendukung perkembangan industri nasional.
Melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) bersama sejumlah pelanggan industri yang beroperasi di Kawasan Industri Jawa Barat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jawa Tengah, PLN memastikan penyediaan daya listrik sebesar total 1.800 megavolt ampere (MVA) pada Rabu (28/10).
Kesepakatan ini menjadi bukti keseriusan PLN dalam memastikan ketersediaan energi bagi industri yang terus berkembang.
Baca Juga: Masuk Tahun Kelima, BRI Kembali Hadirkan Pengusaha Muda BRILiaN untuk wujudkan UKM naik kelas
Upaya ini menjadi pendorong meningkatnya daya saing kawasan industri, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Dengan hadirnya pasokan listrik yang stabil, peluang investasi baru semakin terbuka, kebutuhan tenaga kerja meningkat, serta tumbuhnya sektor ekonomi penunjang di berbagai wilayah.
Direktur Utama PT United Power Indonesia, Jony Oktavian, menegaskan bahwa pasokan listrik dari PLN memiliki peran penting bagi kawasan industri maupun KEK untuk terus berkembang.
Baca Juga: Krakatau Steel Tegaskan Mutu Baja Nasional: Infrastruktur Aman, Tolak Baja Tidak Standar
Jony menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas dukungan kelistrikan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada PLN yang selalu memfasilitasi adanya listrik di KEK. semua bergandeng tangan dengan PLN untuk menyediakan listrik dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Jony.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa ketersediaan energi listrik yang andal dengan harga terjangkau merupakan elemen fundamental dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Museum Bustanil Arifin: Pintu Masuk untuk Mengenal Budaya Minangkabau Lebih Dekat
Menurut Darmawan, penandatanganan PJBTL ini bukan sekadar aktivitas penyediaan daya, melainkan menjadi pintu masuk untuk meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta menguatkan posisi daya saing industri dalam negeri.
“Listrik adalah penggerak utama ekonomi. Dengan infrastruktur kelistrikan yang semakin kuat dan andal, industri bisa tumbuh, investasi meningkat, dan lapangan kerja tercipta."
"PLN berkomitmen memastikan listrik menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
PEP Sangasanga Field dan Sangatta Field Catat Lonjakan Komersialisasi Gas ke PLN Tanjung Batu, Pendapatan Naik Rp3,9 Miliar per Bulan
Banten Kini Lebih Terang, PLN Sambungkan Listrik untuk Ratusan Rumah Warga Prasejahtera
PLN Electric Run 2025 Sukses Gaet 7,500 Pelari, Jadi Ajang Lari Nol Emisi Pertama di Indonesia
Jakarta Punya Dua SPKLU Center Baru, PLN Perluas Jangkauan Pengisian Kendaraan Listrik
PLN Nyatakan SDM Unggul sebagai Pilar Strategis Transisi Energi pada Forum HAPUA Working Group 5 ke-13