Hal ini selaras dengan instruksi pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang percepatan penyediaan infrastruktur kendaraan listrik sebagai salah satu langkah akselerasi transisi energi menuju Net Zero Emission di tahun 2060 atau lebih cepat.
Baca Juga: Promo Twindate DAMRI Hadir Lagi, Nikmati Potongan Harga 20% Khusus Pembelian di Tanggal Cantik 11.11
“SPKLU Center ini menjadi simbol keseriusan PLN dalam membangun masa depan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan hadirnya fasilitas ini, Yogyakarta makin siap menjadi model kota rendah emisi di Indonesia,” ujar Arsyadany.
Arsyadany menjabarkan, hingga November 2025, PLN bersama mitra strategis telah mengoperasikan lebih dari 4.400 unit SPKLU di 2.700 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk 308 unit EV Charger di 198 titik di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan bahwa selain mendukung ekosistem EV, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata serta industri kreatif di Yogyakarta yang kini mulai beradaptasi dengan konsep rendah emisi.
“Yogyakarta mencatat intensitas transaksi pengisian kendaraan listrik tertinggi di Jateng–DIY, dengan peningkatan transaksi mencapai 344% dibanding tahun lalu. Ini menunjukkan masyarakat semakin siap beralih ke kendaraan listrik, dan PLN hadir memastikan infrastrukturnya,” tutup Bramantyo.***
Artikel Terkait
PLN Electric Run 2025 Sukses Gaet 7,500 Pelari, Jadi Ajang Lari Nol Emisi Pertama di Indonesia
Jakarta Punya Dua SPKLU Center Baru, PLN Perluas Jangkauan Pengisian Kendaraan Listrik
PLN Nyatakan SDM Unggul sebagai Pilar Strategis Transisi Energi pada Forum HAPUA Working Group 5 ke-13
PLN Pacu Energi untuk Industri: Penandatanganan PJBTL 1.800 MVA di Jabar dan Jateng
FABA Jadi Sumber Nilai Ekonomi Baru, PLN Sambut Penetapan SNI 9387:2025 oleh BSN