Ketua Kelompok Batik Kembang Sambiloto, Ibu Tatik, juga menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan pendampingan yang diberikan kepada kelompoknya.
Baca Juga: PEDALGAS SUPER Resmi Mengaspal: Langkah Baru Pupuk Kaltim Tekan Stunting di Bontang Kuala
Ia mengatakan, “Dulu kami hanya membatik secara sederhana, kini kami belajar banyak hal baru, mulai dari desain, pewarnaan alami, hingga cara memasarkan produk secara digital."
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk terus berkarya dan mengembangkan batik khas Sambiroto.”
Di kesempatan lain, PEP Sukowati Field Manager, Arif Rahman Hakim, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa dan kelompok batik atas partisipasi aktif mereka dalam program tersebut.
Baca Juga: Nglanggeran: Gunung Purba Dekat Kota yang Langsung Ngasih Ujian di Langkah Pertama
Ia menyampaikan, “Kami berharap program ini terus berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat."
"Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya lokal.”
Melalui kegiatan ini, PEP Sukowati Field menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, kolaborasi, dan kemandirian untuk mewujudkan masyarakat yang semakin berdaya. ***
Artikel Terkait
Pertamina SEHATI Perkuat Aksi Nyata untuk Menekan Angka Stunting
Saat Inovasi Selamatkan Rig: SubGyro Pertamina Drilling Jadi Standar Baru
Terobosan Baru, Pertamina Implementasikan Teknologi Multistage Fracturing Perdana di Indonesia
Pertamina Perkenalkan Program Desa Energi Berdikari kepada Akademisi Brasil di COP30
Pertamina SMEXPO 2025 Hidupkan Blok M Hub, Transaksi Hari Pertama Tembus Rp1,2 Miliar