Terobosan Baru, Pertamina Implementasikan Teknologi Multistage Fracturing Perdana di Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 15 November 2025 | 12:30 WIB
Pertamina kembali jadi pelopor inovasi hulu migas, menghadirkan teknologi modern untuk masa depan energi Indonesia.
Pertamina kembali jadi pelopor inovasi hulu migas, menghadirkan teknologi modern untuk masa depan energi Indonesia.

Kabar BUMN PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan swasembada energi nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah.

Inisiasi Project Multistage Fracturing (MSF) menjadi salah satu langkah strategis yang dijalankan perusahaan.

Proyek ini mendukung peningkatan produksi minyak dan gas yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Baca Juga: Saat Inovasi Selamatkan Rig: SubGyro Pertamina Drilling Jadi Standar Baru

Tak hanya itu, proyek ini juga menjadikan Pertamina sebagai pionir penerapan teknologi Multistage Fracturing di Indonesia yang membuka peluang optimalisasi cadangan energi nasional secara lebih efisien.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Pertamina yang berhasil menjadi pionir dalam penerapan teknologi MSF di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemampuan nasional dalam menguasai teknologi hulu migas yang selama ini banyak digunakan oleh perusahaan internasional.

Baca Juga: Operasional PTBG Sei Rokan Dimulai, PTPN IV Regional III Melesatkan Pemanfaatan EBT Sawit

“Inovasi yang dilakukan Pertamina melalui teknologi Multistage Fracturing ini menjadi lompatan besar bagi industri hulu migas Indonesia.

"SKK Migas mendukung penuh langkah strategis peningkatan produksi untuk sekaligus memperkuat kemandirian teknologi dalam negeri,” ujar Djoko.

Pada kunjungan kerjanya ke proyek MSF tanggal 12 November 2025 di Riau, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan, langkah Inisiatif ini selaras dengan mandat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga Pertamina, untuk terus berkolaborasi dan mewujudkan amanat serta tugas yang diberikan guna meningkatkan produksi nasional demi mencapai swasembada energi.

Baca Juga: Update Tarif DAMRI dari Pelabuhan Ajibata ke Kualanamu, Silangit, dan Kabanjahe

“Pemerintah saat ini terus mendorong Pertamina untuk meningkatkan ketahanan dan kedaulatan energi, salah satunya adalah semakin agresif meningkatkan produksi di hulu,” ujar Simon.

Simon berharap operasi di bisnis Pertamina bisa semakin di scale-up, sehingga diharapkan performa lebih baik, efisien, dengan inovasi lebih baik dan mengutamakan aspek keselamatan dalam melakukan pekerjaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini