Dukungan Uni Eropa Perkuat Lompatan Hijau PLN Menuju Target Net Zero 2060

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 18 November 2025 | 07:30 WIB
Suasana acara Stakeholder Meeting kerja sama PT PLN (Persero) dengan Uni Eropa, KfW Development Bank, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk proyek EBT pumped storage hydropower.
Suasana acara Stakeholder Meeting kerja sama PT PLN (Persero) dengan Uni Eropa, KfW Development Bank, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk proyek EBT pumped storage hydropower.

"Proyek pumped storage akan memperkuat fleksibilitas sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung integrasi energi terbarukan dalam skala besar,” ujar Maya di acara Stakeholder Meeting, Jumat (7/11).

Baca Juga: Livin' Run Fest 2025 Sukses Digelar di Palembang, Ribuan Warga Meriahkan Ajang Lari, Musik, UMKM, dan Inovasi Digital Bank Mandiri

Proyek Indonesia Sumatra Pumped Storage akan memanfaatkan Danau Toba sebagai waduk bawah dan membangun waduk atas dengan sistem bendungan cincin (ring dam). Investasi proyek ini mencapai sekitar USD 582 juta.

Sementara itu, proyek Indonesia Grindulu Pumped Storage akan memiliki empat unit berkapasitas total 1.000 MW dengan estimasi investasi USD 1,08–1,3 miliar.

Kedua proyek ini menjadi bagian dari paket pembiayaan Team Europe senilai EUR 3,4 miliar yang difokuskan untuk mendukung program transisi energi Indonesia.

Baca Juga: KL Forest Eco Park, Taman Hijau dengan Kealamian yang Menyegarkan di Tengah Kesibukan Kota Kuala Lumpur

Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia Jerome Pons menegaskan komitmen Uni Eropa dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi bersih di Indonesia.

“Melalui inisiatif Global Gateway, Uni Eropa berkomitmen membantu Indonesia mengembangkan sistem tenaga listrik yang modern, tangguh, dan rendah emisi. Pumped storage merupakan elemen penting untuk menyeimbangkan sistem tenaga listrik berbasis energi terbarukan,” ujar Pons.

Dari sisi pembiayaan domestik, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faris Pranawa, menyampaikan bahwa kolaborasi ini mencerminkan sinergi kuat lintas lembaga dalam mempercepat proyek-proyek transisi energi di Indonesia.

Baca Juga: BSI Raih Izin Jasa Simpanan Emas, Ekosistem Bulion Kian Lengkap

“PT SMI siap berperan sebagai katalis pembiayaan hijau untuk memastikan proyek pumped storage dapat berjalan berkelanjutan. Sinergi antara PLN, SMI, Uni Eropa, dan KfW menjadi contoh nyata kolaborasi global untuk masa depan energi Indonesia,” ungkap Faris.

Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama yang ditandatangani pada COP28 Dubai 2023.

Implementasi ini menjadi langkah nyata komitmen PLN dan para mitra internasional dalam mewujudkan transisi energi yang berkeadilan, sejalan dengan komitmen global terhadap pengendalian perubahan iklim.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini