PLN Perkuat Jalur Menuju Pasar Karbon Global Melalui Investasi Transisi Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 18 November 2025 | 20:00 WIB
Suasana diskusi panel bertajuk “Scaling Up Carbon Markets” pada Selasa, (11/11) di COP30 Belém, Brasil.  (Dok. PLN)
Suasana diskusi panel bertajuk “Scaling Up Carbon Markets” pada Selasa, (11/11) di COP30 Belém, Brasil. (Dok. PLN)

Ia menegaskan bahwa aspek teknologi, transparansi, dan akuntabilitas pasar menjadi faktor kunci untuk memastikan kredibilitas Indonesia dalam perdagangan karbon global.

Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem karbon yang kuat, untuk itu PLN siap menjadi katalisator pasar karbon.

Baca Juga: Pertamina Dominasi Penghargaan Keselamatan Migas 2025, Pemerintah Beri Pengakuan Tertinggi

Pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PLN menargetkan penambahan 52,9 GW energi terbarukan termasuk baseload, variable energy, dan energy storage system.

“Potensi ekspansi energi terbarukan PLN mampu menghasilkan hingga 250 juta ton green attribute."

"Ini bukan hanya pemenuhan regulasi, tetapi peluang nyata menciptakan nilai ekonomi hijau dan mempercepat transisi energi nasional. PLN siap menjadi katalisator dalam memastikan pasar karbon berjalan kredibel,” ujar Evy.

Baca Juga: Tindakan Cepat Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali

PLN memastikan setiap penerbitan carbon credit memenuhi standar global sesuai prinsip kunci dari high-integrity carbon.

PLN terus memperkuat kolaborasi internasional, termasuk dengan Pemerintah Norwegia yang difokuskan pada perancangan skema dan tata kelola, peningkatan kapasitas, serta harmonisasi standar global dengan kebijakan nasional sehingga kredit karbon Indonesia dapat diterima di pasar internasional.

PLN memastikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia untuk memainkan peran strategis dalam agenda iklim dunia, sekaligus menyediakan energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini