Vaksin HPV NusaGard Kini Halal, Bio Farma Semakin Solid Dukung Kesehatan Bangsa

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 20 November 2025 | 10:30 WIB
Bio Farma menerima Sertifikat Halal untuk vaksin HPV NusaGard.
Bio Farma menerima Sertifikat Halal untuk vaksin HPV NusaGard.

Kabar BUMNPT Bio Farma (Persero) menegaskan perannya sebagai BUMN yang berkomitmen mendukung kesehatan masyarakat serta menyediakan produk farmasi halal di Indonesia.

Komitmen ini diperkuat dengan diterbitkannya Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk vaksin HPV NusaGard.

Vaksin kuadrivalen tersebut memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18 yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan di Kawasan Tunjungan, Surabaya, Kemungkinan Besar Akan Menyukainya

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa negara berkewajiban memastikan produk kesehatan strategis, termasuk vaksin HPV NusaGard, memenuhi standar kehalalan dan memberikan kepastian bagi masyarakat luas. 

“Negara hadir melalui BPJPH untuk memberikan jaminan dan kejelasan bagi masyarakat, khususnya umat Islam, bahwa produk kesehatan yang mereka gunakan telah melalui proses audit dan penetapan halal yang kredibel.

"Penetapan halal vaksin NusaGard ini sekaligus mendukung upaya BUMN seperti Bio Farma dalam menyediakan produk farmasi halal yang aman, bermutu, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," terangnya.

Baca Juga: Kolaborasi Indonesia - Norwegia, PLN Siap Lakukan Salah Satu Perdagangan Karbon Terbesar di Dunia

Ahmad Haikal Hasan juga menambahkan bahwa setelah proses audit yang dilakukan oleh Lembaga Pemeriksa Halal, BPJPH siap menerbitkan sertifikat halal sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan publik yang transparan dan akuntabel.

Dilansir dari website Majelis Ulama Indonesia, (2025, November 06). Diakses pada 20 November 2025, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, K.H. Miftahul Huda, menyampaikan bahwa keputusan halal diambil setelah menelaah aspek syar’i serta mendengarkan penjelasan hasil audit kehalalan secara komprehensif.

"Komisi Fatwa MUI telah menetapkan status kehalalan vaksin NusaGard dalam sidang Komisi Fatwa MUI pada 5 November 2025," kata K.H. Miftahul Huda.

Baca Juga: Indah dan Sejuknya Pemandangan Hijau di Malino Highland, Sulawesi Selatan, Telah Memikat Hati Sejak 1927

Selain aspek syar'i, lanjutnya, Komisi Fatwa MUI juga mengkaji vaksin NusaGard setelah mendengarkan penjelasan hasil audit dari lembaga pemeriksa halal.

"Untuk selanjutnya diterbitkan sertifikat halal oleh BPJPH," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini