Kabar BUMN – PT Pertamina Gas (Pertagas) yang berada dalam naungan Subholding Gas Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya sadar risiko di setiap lini bisnis.
Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Risk Management Forum (RMF), sebuah agenda strategis tahunan yang menjadi sarana penting bagi Pertagas Group untuk memperkuat praktik manajemen risiko di seluruh unit.
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Gas, Muhammad Suryadi, menuturkan bahwa RMF menjadi ruang bagi para Risk Owner, Leader, dan pemangku kepentingan di lingkungan Pertagas Group untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperdalam implementasi manajemen risiko.
Baca Juga: Bukan Lagi Wingko Babat dan Lumpia, Ini Rekomendasi Oleh-oleh Kekinian dari Semarang
Menurutnya, “RMF kali ini, merupakan agenda kedua pada tahun 2025. Pertagas meyakini, forum ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi, memperluas wawasan, dan menumbuhkan budaya manajemen risiko yang adaptif di seluruh rantai bisnis Pertamina Group,” ujar Suryadi.
Ia menambahkan bahwa RMF tidak hanya berfokus pada pembahasan praktik terbaik, tetapi juga menjadi wahana dalam mempersiapkan organisasi yang tangguh dan berkelanjutan menghadapi dinamika masa depan.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, forum ini terus berevolusi dari sisi jangkauan peserta hingga kualitas dialog yang dihasilkan, serta kini melibatkan Pertagas Group, Subholding Gas, hingga Pertamina Group dengan penyelenggaraan secara luring dan daring untuk memperluas manfaatnya.
Baca Juga: Lowongan Magang Internal Audit PT Danareksa: Kesempatan Belajar di Lingkungan Profesional
Suryadi menjelaskan bahwa, “Setiap waktunya, RMF menghadirkan narasumber dari berbagai pelaku industri, regulator, serta manajemen untuk memberikan wawasan lintas perspektif dan menjadi benchmark dalam peningkatan penerapan manajemen risiko, khususnya di sektor hilir gas.”
Tahun ini, RMF mengangkat tema “Business Continuity Through Smart Asset Integrity” sebagai cerminan komitmen Pertagas dalam meningkatkan keandalan infrastruktur gas, mengoptimalkan teknologi yang kompetitif.
Serta menjamin keberlanjutan usaha bagi para pemangku kepentingan baik sebagai pengguna infrastruktur gas (shipper) maupun penyedia layanan (transporter).
RMF 2025 dibuka oleh Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, serta menampilkan Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin sebagai pembicara kunci yang membahas Integrasi Tata Kelola dan Manajemen Risiko Integritas Aset untuk menciptakan nilai berkelanjutan.
Selain itu, forum ini menghadirkan narasumber ahli seperti Komite BPH Migas, Arief Wardono dengan materi “Perspektif Regulasi dalam Menjamin Integritas Aset dan Keselamatan Publik”.
Artikel Terkait
Transformasi Hijau Pertamina untuk Menjaga Laut Nusantara Tetap Biru
Pertamina EP Tambun Field Rangkul Guru dalam Membangun Kesadaran Lingkungan Siswa
Subholding Upstream Pertamina Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Nataru 2025
Pertamina Tingkatkan Pengelolaan Sampah Lewat Kolaborasi Bersama Waste4Change di Eco RunFest 2025
Pertamina Eco RunFest 2025 Salurkan Bantuan Rp6,5 Miliar untuk Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah