“Kami melihat potensi produk cocopeat dan cocofiber di wilayah ini sangat besar, terutama seiring meningkatnya permintaan global di sektor hortikultura dan peternakan.
Baca Juga: Bank Mandiri Perluas Sinergi untuk Dorong Kekuatan Komoditas dan Akselerasi KUR di Kalimantan Barat
"Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pondasi kuat bagi BUMDes Nonong untuk memasuki pasar ekspor.
"Kami berkomitmen terus mendampingi hingga target ekspor desa dapat terwujud,” ujar Ridwan.
Sementara itu, pemateri utama Dewi Harlas turut memberi motivasi kepada peserta untuk berani masuk ke pasar internasional.
Ia menekankan bahwa peluang ekspor bukan hanya milik perusahaan berskala besar.
“Saya percaya BUMDes Nonong mampu menembus ekspor pertamanya pada tahun 2026.
"Yang penting adalah mulai membangun sistem produksi, menjaga kualitas, memahami prosedur, dan berani memulai.
Baca Juga: Tahukah Kamu Istana Siak di Riau Sudah Berstatus Museum Nasional? Ini Fakta Pentingnya
"Jangan menunggu sempurna, karena pasar global menunggu produk kalian,” ujar Dewi.
Co-Founder UKM Eksporter Indonesia, Tuhu Eko, turut memaparkan potensi pasar cocopeat dan cocofiber di Malaysia, Thailand, Arab Saudi hingga negara-negara Eropa.
Ia juga mengajak peserta mengikuti simulasi proses ekspor dari penyusunan dokumen hingga tahapan pengapalan barang.
Baca Juga: PLN dan Indosat Business Percepat Ekosistem EV Lewat Transformasi Digital SPKLU
Pelatihan dua hari ini diharapkan dapat semakin memperkuat pemahaman BUMDes Nonong mengenai proses ekspor sekaligus membantu menyiapkan sistem produksi sesuai standar global.
Artikel Terkait
Pertamina EP Donggi Matindok Tingkatkan Edukasi Migas Lewat "Pertamina Goes to Campus" di Untika Luwuk
PEP Donggi Matindok Paparkan Strategi Budaya Safety Kerja di Forum Internasional Bangkok
Penanaman 2.600 Bibit Pohon oleh SKK Migas dan PEP Donggi Matindok untuk Edukasi Lingkungan Sejak Dini
PEP Donggi Matindok Perkuat Konservasi Ikan Endemik Lewat Program BCF Garden
Inovasi Pupuk Organik dari Limbah Biosulfur Antarkan PEP Donggi Matindok Field Raih Grand Prize dalam Ajang Inovasi Dunia di China