Akselerasi Bantuan Bencana, Subholding Upstream Pertamina Turun Langsung ke Aceh Tamiang dan Langkat

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 4 Desember 2025 | 10:00 WIB
Subholding Upstream Pertamina menerjunkan tim kemanusiaan ke sejumlah lokasi terdampak, termasuk Aceh Tamiang dan Langkat.
Subholding Upstream Pertamina menerjunkan tim kemanusiaan ke sejumlah lokasi terdampak, termasuk Aceh Tamiang dan Langkat.

Pada Selasa (2/12/2025) kemarin, Tim PHR Zona 1 melakukan pemasangan tambahan 1 unit Starlink di Ring 1 Rantau.

Baca Juga: Mitigasi Bencana: Panduan Praktis untuk Masyarakat Awam Agar Siap Hadapi Situasi Darurat

Selain itu, Tim PHR Zona 1 juga melakukan aerial survey dengan menggunakan drone di area sekitar Rantau.

Tim kemanusiaan PHR Zona 1 berupaya menjangkau Aceh Tamiang secepat mungkin meski akses darat masih terputus akibat banjir.

Distribusi bantuan lanjutan untuk wilayah Kota Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang akan dilakukan melalui jalur darat via Medan-Pangkalan Susu, jalur laut dengan kapal LCT (Landing Craft Tank), dan jalur udara dengan Chopper.

Baca Juga: Optimalisasi Layanan, Bethsaida Hospital Pilih AdMedika Kembangkan Sistem Bridging Terintegrasi

Tim PEP Rantau Field di lapangan juga membentuk tim survei jalur alternatif mengingat kapasitas bantuan melalui helikopter sangat terbatas. Tim survei ini bertugas memastikan jalur alternatif yang memungkinkan truk bantuan dari Medan dapat masuk.

Mereka bergerak cepat menelusuri jalan perkampungan dan perkebunan sawit yang dapat tembus ke wilayah Sumatera Utara.

Sementara itu, bantuan tambahan untuk wilayah sekitar operasi Pertamina EP Pangkalan Susu di Kabupaten Langkat diberangkatkan dari Medan melalui jalur darat. Setibanya di lokasi, bantuan langsung didistribusikan di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan.

Baca Juga: Mandalika Experience: Cara Baru Menyapa Sirkuit Ikonik di Lombok

Terdapat beberapa titik penerima, yakni Dusun Paluh Jabu dan Badak, Dapur Umum Teluk Meku (Kantor Desa), Dapur Umum di dalam area kantor (Fire Station), serta area di sekitar Stasiun Pengumpul Gebang.

Sebelumnya, PEP Pangkalan Susu telah melakukan langkah mitigasi dengan mengevakuasi 187 pekerja dan warga ke Bukit Kunci Pangkalan Susu serta mendirikan dua shelter dan dapur umum pada Selasa (25/11/2025).

Di wilayah kerja PHE NSO, bantuan juga telah disalurkan ke enam titik di Lhokseumawe dan satu titik di Aceh Utara sejak akses kembali dapat dilalui pada Jumat (28/11/2025).

Baca Juga: Pertamina Tempuh Jalur Laut untuk Evakuasi, Distribusi Logistik dan Membuka Komunikasi di Titik Terisolasi Banjir Sumatera

Di wilayah kerja yang terdampak, PHR Zona 1 menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat sekitar lapangan. Bantuan tersebt berupa bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, dan popok sekali pakai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini