Proyek Ganda Pertagas Siap Tingkatkan Keandalan Infrastruktur Energi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 11 Desember 2025 | 15:30 WIB
Komitmen Pertagas pada ketahanan energi diwujudkan melalui pembangunan dua proyek migas yang memperkuat akses dan ketersediaan pasokan.
Komitmen Pertagas pada ketahanan energi diwujudkan melalui pembangunan dua proyek migas yang memperkuat akses dan ketersediaan pasokan.

Kabar BUMN Memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 PT Pertamina (Persero) pada 10 Desember 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama infrastruktur energi nasional.

Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, Pertagas tidak hanya membangun proyek-proyek strategis, tetapi juga memastikan energi tersalurkan ke seluruh penjuru negeri secara aman dan andal.

Konsistensi dalam menjaga kelancaran distribusi energi ini terlihat dari kinerja penyaluran yang terus meningkat.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Akselerasi Pembiayaan Digital Lewat Fitur KAD di Kopra

Hingga Oktober 2025, Pertagas telah menyalurkan lebih dari 488.666 MMSCF gas bumi dan 52,7 juta barel minyak bumi ke berbagai sektor industri dan kebutuhan publik.

Kinerja tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 576 ribu MMSCF gas dan 63 juta barel minyak hingga akhir tahun, menegaskan kontribusi Pertagas terhadap ketahanan energi nasional.

Penguatan distribusi energi itu akan semakin kokoh dengan hadirnya dua proyek prioritas Pertagas Group.

Baca Juga: Elnusa Perkuat Kompetensi Engineer Wireline Lewat Program Elnusa Wireline School

Salah satunya adalah Proyek Pipanisasi BBM CikampekPlumpang, jalur suplai baru yang menghubungkan dua terminal BBM penting bagi wilayah Jabodetabek.

Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, menjelaskan bahwa proyek pipanisasi ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan keandalan suplai BBM nasional.

“Pipa BBM CikampekPlumpang akan menjadi tulang punggung logistik energi di kawasan dengan permintaan tertinggi di Indonesia. Ini langkah konkret untuk memperkuat ketahanan dan efisiensi distribusi energi,” ujar Indra.

Baca Juga: ASDP Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem demi Mengamankan Layanan Nataru 2026 Judul Baru:

Pelaksanaan pembangunan pipa proyek sepanjang 96 kilometer ini sudah mencapai 8 kilometer pipa tertanam dengan lebih dari 216.816 jam kerja selamat.

Dengan target beroperasi pada 2027, jalur pipa ini akan memiliki keandalan mengurangi ketergantungan pada distribusi darat, menurunkan biaya logistik, sekaligus mengurangi jejak karbondistribusi BBM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini