Di Aceh, penguatan infrastruktur energi juga berjalan signifikan melalui Revitalisasi Fasilitas LNG Arun yang dikelola anak usaha Pertagas Group, PT Perta Arun Gas (PAG).
Baca Juga: Eksplor Sleman! Deretan Destinasi Seru dengan Tiket Masuk dan Jam Buka Terbaru
Proyek ini sedang memasuki fase akhir dengan pada bagian tangki F-6004 dan fasilitas pendukungnya.
Tangki LNG berkapasitas 127.000 m³ tersebut merupakan bagian utama dalam menjadikan Arun sebagai hub LNG kawasan Asia, berkat posisinya yang strategis dan kedekatannya dengan pasar internasional.
Revitalisasi initidak hanya meningkatkan efisiensi pemanfaatan infrastruktur energi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Eksplor Sleman! Deretan Destinasi Seru dengan Tiket Masuk dan Jam Buka Terbaru
“Revitalisasi LNG Arun adalah bagian dari strategi beyond pipeline Pertagas Group untuk memperluas layanan, memperkuat portofolio, dan mendukung kemandirian energi Indonesia,” jelas Indra.
Menyambut usia ke-68 Pertamina, Pertagas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur energi nasional melalui proyek pipanisasi BBM dan pengembangan fasilitas LNG di Aceh.
Dua inisiatif besar ini menjadi langkah nyata Pertagas dalam mendorong swasembada energi, memperluas akses energi yang andal, dan memastikan Indonesia semakin kokoh menghadapi tantangan energi masa depan.***
Artikel Terkait
Panen Raya di Sidoarjo, Pertagas Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Pertagas Group Kukuhkan Komitmen HSSE dengan 7 Penghargaan Nasional
Pertagas Perkuat Dukungan Pendidikan dan Kehidupan Sosial Lewat Bantuan Fasilitas Publik
Risk Management Forum 2025, Penguatan Budaya Sadar Risiko di Pertagas Group
Respons Cepat Pertagas, Bantuan Kemanusiaan Mengalir ke Wilayah Banjir di Aceh dan Sumatra