"Saat ini tim di lokasi secara terus menerus 24 jam bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak," ujar Amiruddin.
Baca Juga: Promo Whoosh Dealcember: Diskon Rp25 Ribu untuk Perjalanan Jakarta–Bandung
Selain mengerahkan personel internal, PLN juga bersinergi dengan TNI, terutama Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan, yang memberikan dukungan pengamanan, mobilisasi personel, serta akses logistik ke lokasi yang sulit dijangkau.
Kolaborasi ini menjadi elemen penting yang memperkuat percepatan pemulihan infrastruktur transmisi di wilayah terdampak.
“Prioritas utama kami adalah memastikan penormalan secepatnya. Tim gabungan terus bekerja, meski medan sulit dan cuaca tidak bersahabat, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di Aceh," tambah Amiruddin.
Baca Juga: Waspada Wisata ke Air Terjun Saat Cuaca Ekstrem, Simak Tips Aman Sepanjang Perjalanan
PLN mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
Seluruh langkah yang ditempuh merupakan bagian dari upaya memulihkan kembali keandalan pasokan listrik di Aceh seiring perbaikan infrastruktur yang terus dikebut. ***
Artikel Terkait
PLN Terbangkan Genset untuk Listriki RSUD Datu Baru, Pastikan Objek Vital Beroperasi Maksimal
PLN Selesaikan Pemulihan Listrik Sumut Secara Menyeluruh, Seluruh Wilayah Kini Aktif Kembali
PLN Pulihkan 93 Persen Sistem Kelistrikan di Aceh, Lebih dari 1,7 Juta Warga Kembali Nikmati Pasokan Listrik
PLN Sampaikan Permohonan Maaf, Tegaskan Komitmen Pemulihan Listrik Aceh Pascabencana
Setelah di Tahun 2018, PLN NP Kembali Sabet Juara 1 di ARA 2024, Bukti Pengelolaan GCG Terbaik