Kolaborasi Teknologi Jadi Kunci PHE Dorong Produksi Migas Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:30 WIB
PHE memperkuat kolaborasi teknologi melalui NCNP dan Technology Day & Business Forum 2025 untuk mendorong produksi migas nasional secara efisien dan berkelanjutan. (Dok. PHE)
PHE memperkuat kolaborasi teknologi melalui NCNP dan Technology Day & Business Forum 2025 untuk mendorong produksi migas nasional secara efisien dan berkelanjutan. (Dok. PHE)

Topik yang diangkat mencakup kebijakan untuk menarik investasi hingga percepatan produksi melalui pemanfaatan teknologi.

Baca Juga: PERURI–DJBC Pastikan Pita Cukai 2026 Aman, Industri Tetap Stabil

Pada penutupan acara, Direktur Pengembangan & Produksi PHE Mery Luciawaty menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta mencerminkan semangat kolektif dalam meningkatkan produksi migas nasional.

“Dengan kontribusi sekitar 69% produksi minyak dan 37% produksi gas nasional, Subholding Upstream Pertamina memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional."

"Forum ini menjadi ruang strategis untuk memadankan tantangan mature field, keragaman reservoir, dan fasilitas menua dengan teknologi yang fit for purpose,” jelasnya.

Baca Juga: 9 Pantai Cantik di Anyer yang Wajib Masuk List Tempat Wisata Incaranmu

Mery menambahkan bahwa sinergi antara zona operasi dan penyedia teknologi akan terus diperkuat demi mendukung target produksi nasional sebesar 1 juta barel per hari.

“Melalui NCNP dan berbagai inisiatif teknologi lainnya, Subholding Upstream Pertamina optimistis dapat menjawab tantangan masa depan dengan solusi inovatif, efisien, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Ke depan, PHE menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga: Ikuti Poin Festival Telkomsel, Raih Hadiah Fantastis dari IPhone 17 Pro hingga Mobil Merci

Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan fraud serta menjaga praktik bisnis yang bersih melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini