Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid di Akhir 2025, Kredit Tumbuh Dua Digit dan Likuiditas Terjaga

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 15 Desember 2025 | 18:00 WIB
Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit, aset, dan laba yang solid hingga November 2025 di tengah likuiditas pasar yang kondusif. (Dok. Bank Mandiri)
Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit, aset, dan laba yang solid hingga November 2025 di tengah likuiditas pasar yang kondusif. (Dok. Bank Mandiri)

Akselerasi kinerja juga terlihat dari pendapatan non bunga yang tumbuh 12,1 persen YoY per November 2025, lebih tinggi dibandingkan capaian dua bulan sebelumnya.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan transaksi digital serta optimalisasi solusi keuangan berbasis kebutuhan nasabah.

Baca Juga: Glamping Glimpang, Tempat Rehat di Kawasan Menoreh

“Kontribusi transaksi digital yang bersifat recurring terus meningkat dan menjadi pendorong utama fee based income, dengan pertumbuhan sekitar 14 persen secara tahunan, terutama didukung oleh fee Livin’ by Mandiri yang tumbuh mencapai 19,8 persen year on year.

"Di sisi lain, solusi treasury mencatat pertumbuhan sekitar 55 persen secara tahunan yang terutama didorong oleh fee dari peningkatan aktivitas trading & client services” lanjutnya.

Dari sisi efisiensi, pengelolaan biaya yang efektif mendorong penurunan operating expenses (OPEX) sebesar 20,2 persen secara bulanan (month on month/MoM).

Baca Juga: Libur Nataru Lebih Hemat, KCIC Gulirkan Promo Tiket Whoosh

Cost to Income Ratio (CIR) juga terjaga pada level optimal 42,97 persen, sejalan dengan peningkatan produktivitas melalui pertumbuhan Net Interest Income (NII) dan Fee Based Income (FBI).

Momentum positif turut tercermin pada kualitas aset.

Rasio Non Performing Loan (NPL) Bank Mandiri tercatat 0,99 persen per November 2025, menunjukkan perbaikan yang konsisten dengan dukungan tingkat pencadangan yang kuat, tercermin dari coverage ratio sekitar 260 persen.

Kondisi ini mendorong penurunan beban pencadangan sebesar 36 persen secara tahunan, yang memberikan ruang tambahan bagi penguatan laba.

Baca Juga: Siripada Festival Hadirkan Ritual Budaya di Stasiun Tuntang

Seiring dengan perbaikan fundamental tersebut, laba bersih bank only Bank Mandiri pada November 2025 tercatat tumbuh 28,7 persen secara bulanan (MoM).

Kinerja ini menegaskan ketahanan profitabilitas perseroan menjelang akhir tahun, di tengah likuiditas yang terjaga dan tekanan biaya yang semakin terkendali.

Menutup pemaparannya, Novita menegaskan fokus Bank Mandiri pada keberlanjutan kinerja jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini