“Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan kapal penumpang secara menyeluruh dan berkesinambungan,” tegasnya.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun 2025/2026: DAMRI Gratiskan Tiket untuk Warga Papua
Di sisi lain, Kepala Cabang PELNI Makassar, Darman, menilai bahwa keberhasilan memperoleh sertifikasi HACCP akan berdampak positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI.
Hal ini dinilai sangat relevan, khususnya bagi kawasan Indonesia Timur yang memiliki mobilitas penumpang laut cukup tinggi.
“Kami memastikan bahwa perjalanan laut bersama PELNI tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan jaminan keamanan konsumsi makanan bagi seluruh penumpang,” ujar Darman.
Baca Juga: Musibah di Laut Ganggu Penghidupan Nelayan, PT TIMAH Salurkan Bantuan Sosial
Sebagai catatan, pada periode 2023 dan 2024, PELNI sebelumnya telah mengantongi Sertifikat HACCP untuk KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Kelud, dan KM Awu.
Dengan penambahan lima kapal pada tahun ini, total sembilan armada PELNI telah tersertifikasi HACCP, dan proses tersebut akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh kapal penumpang memenuhi standar keamanan pangan internasional. ***
Artikel Terkait
Berlayar dari Ambon ke Jakarta di Akhir Tahun? Ini Jadwal & Harga Tiket Kapal Pelni yang Perlu Kamu Tahu
Jelang Nataru, PELNI Perkuat Armada dan Keselamatan untuk 639 Ribu Tiket
Gunakan KM Kelud, PELNI Kirim 15 Kontainer Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
Misi Kemanusiaan ke Sumatera, PELNI Angkut Personel Polri dan Bantuan Logistik
PELNI Pastikan Kesiapan KM Nggapulu Hadapi Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026