Apresiasi Kinerja Pertamina, Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Saat Nataru

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 22 Desember 2025 | 07:30 WIB
Menteri ESDM pastikan ketersediaan BBM dan LPG aman selama Nataru berkat kerja optimal Pertamina dan pemangku kepentingan. (Dok. Pertamina)
Menteri ESDM pastikan ketersediaan BBM dan LPG aman selama Nataru berkat kerja optimal Pertamina dan pemangku kepentingan. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi atas kinerja Pertamina bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor ESDM dalam memastikan ketersediaan dan cadangan energi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers “Kesiapan Sektor ESDM Jelang Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026” yang digelar di Ruang Sarulla, Gedung Kementerian ESDM, pada Jumat (19/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjadi dua dari empat poin utama yang menjadi fokus sektor ESDM selama masa Nataru.

Baca Juga: TelkomGroup Bersama BUMN dan Danantara Terjunkan Relawan dan Kirim Bantuan Kemanusiaan di Masa Pemulihan

Untuk ketersediaan BBM, Bahlil memaparkan bahwa Pertalite dengan Research Octane Number (RON) 90 berada sesuai dengan cadangan nasional, yakni 19 hari.

Sementara itu, pasokan Pertamax RON 92 tercatat berada di atas 23 hari, dan Pertamax Green RON 95 memiliki stok lebih dari 31 hari.

Adapun untuk jenis BBM lainnya, Solar CN48 (Subsidi) berada pada level 15 hari, Solar CN53 (Non-Subsidi) memiliki cadangan minimum nasional di atas 25 hari, serta Avtur tercatat aman dengan cadangan 29 hari.

Baca Juga: Telkomsel Poin Festival 2025 Hadirkan Kejutan Akhir Tahun, Mercedes-Benz hingga iPhone Terbaru Siap Dibagikan

Selain BBM, ketersediaan dan cadangan LPG juga menjadi perhatian utama.

Hingga saat ini, stok cadangan nasional LPG tercatat sebesar 12,17 hari.

Sementara itu, untuk pemenuhan kebutuhan minyak tanah di wilayah Indonesia Timur, seperti Maluku dan Papua, pemerintah telah melakukan penaikan kuota pengiriman.

Baca Juga: Bisa Lihat Anak Krakatau dari Dekat! Ini Alasan Kamu Wajib Berkunjung ke Pulau Sebesi

“Untuk BBM Subsidi maupun Non-Subsidi, semuanya berada di atas level cadangan nasional.

"Hal ini menunjukkan kerja apik dari tim dalam hal ini Pertamina, BPH Migas, maupun dari ESDM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini