H-3 Nataru 2025/2026, ASDP Catat Puluhan Ribu Penumpang Bergerak dari Jawa ke Sumatera

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 23 Desember 2025 | 16:30 WIB
Jelang puncak libur Nataru 2025/2026, arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera terus menunjukkan kenaikan.
Jelang puncak libur Nataru 2025/2026, arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera terus menunjukkan kenaikan.

Kabar BUMN — Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa menuju Sumatera terpantau ramai lancar menjelang puncak arus berangkat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang diprediksi terjadi pada 23–24 Desember 2025.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan operasional di seluruh lintasan penyeberangan guna menjaga layanan tetap aman, tertib, dan lancar, sembari mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) pada H-3, tercatat 32.533 penumpang dan 7.131 kendaraan telah menyeberang, dengan kondisi arus masih relatif terkendali menjelang potensi lonjakan dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Menutup 2025 dengan Prestasi, Merusaka Nusa Dua Menang Tiga Penghargaan ITTA

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa kesiapan layanan Nataru dilakukan secara terpadu dengan seluruh pemangku kepentingan. ASDP berperan memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan dan kelancaran layanan, sementara pengaturan operasional dan jadwal kapal dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan regulator.

“Kami terus berkoordinasi secara intens dengan BPTD selaku regulator serta operator kapal untuk memastikan pengaturan jadwal dan operasional kapal berjalan optimal sesuai kebutuhan lalu lintas penyeberangan.

"Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan sudah bertiket sebelum berangkat, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket,” ujar Heru.

Baca Juga: Disambut Antusias Investor, Obligasi Keberlanjutan Bank Mandiri 2025 Tembus Oversubscription 3,10 Kali

Dalam mendukung kelancaran penyeberangan dari Jawa ke Sumatera, ASDP memastikan kesiapan infrastruktur pelabuhan dan fasilitas pendukung, sehingga operasional kapal yang dijadwalkan oleh regulator dan dijalankan operator dapat berjalan efektif.

Pada kondisi normal, operasional kapal berlangsung sesuai penugasan, dan saat kepadatan meningkat dilakukan penyesuaian jumlah kapal yang beroperasi dengan kapasitas layanan hingga sekitar 31.039 kendaraan kecil per hari, guna menekan potensi antrean di pelabuhan.

Pengaturan operasional tersebut dilaksanakan secara dinamis berdasarkan kondisi lapangan, evaluasi posko, serta keputusan regulator bersama operator kapal.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Cappadocia di The Lodge Maribaya Bandung, Cocok Jadi Tujuan Libur Akhir Tahun

Dari sisi layanan, ASDP juga memperkuat fasilitas pendukung, antara lain layanan Express II, penyediaan customer service 24 jam, penambahan toilet portable, serta optimalisasi penerangan dan pasokan listrik di area pelabuhan, demi meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menuju pelabuhan, ASDP bersama kepolisian menerapkan delaying system di sejumlah buffer zone seperti Rest Area KM 43 dan KM 68, guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini