Keberadaan beras SPHP dinilai berperan penting dalam menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus menjadi instrumen pengendali inflasi pangan.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Natal: 5 Inspirasi Kegiatan untuk Sesama
"Secara nasional, hingga saat ini realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai sekitar 792 ribu ton yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia."
"Penyaluran tersebut ditopang oleh kondisi stok yang sangat memadai, di mana stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG mencapai sekitar 3,3 juta ton, sehingga mampu menjamin ketersediaan beras nasional hingga awal tahun 2026", tambah Rizal.
Meski mayoritas komoditas terpantau stabil, kegiatan monitoring juga mencatat adanya beberapa harga pangan yang sedikit melampaui HET. Komoditas tersebut antara lain minyak goreng rakyat Minyakita serta telur ayam ras di sejumlah titik pasar.
Baca Juga: Program Magang PT Asuransi Jasa Indonesia: Belajar Manajemen Aset Sejak Dini
Menanggapi temuan tersebut, Direktur Utama BULOG menegaskan perlunya peran aktif Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan lanjutan secara tegas, adil, dan terukur.
Jika ditemukan indikasi pelanggaran atau praktik permainan harga di tingkat pengecer, maka tindakan akan diambil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai langkah penguatan pengawasan di daerah, seluruh Kantor Wilayah Perum BULOG di Indonesia telah mendirikan Posko Pemantauan Harga Pangan.
Baca Juga: PNM Kembali Salurkan Bantuan dan Perkuat Proses Bangkit Pascabencana ke Aceh Tamiang
Posko ini beroperasi selama periode Natal dan menjelang Tahun Baru sebagai pusat monitoring, koordinasi, serta respons cepat terhadap dinamika harga dan pasokan pangan di masing-masing wilayah.
Melalui rangkaian pemantauan, sidak serentak, serta penguatan distribusi pangan ini, Perum BULOG bersama para pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui kebijakan di tingkat pusat maupun pengawasan langsung di lapangan, agar masyarakat dapat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman, tenang, dan tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan pokok. ***
Artikel Terkait
Tinjau Posko Logistik Halim, Dirut BULOG Pastikan Dukungan Pangan bagi Sumatera
BULOG Kembali Raih Predikat BUMN Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
Sinergi BULOG dan Kemenko Pangan Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Pengemudi Ojek Online di Tangerang
Wadirut BULOG Tinjau Langsung Aceh, Pastikan Bantuan Pangan Bencana Tetap Aman dan Lancar
Sambut Natal 2025, Pimpinan BULOG Pantau Harga Pangan di Pasar dan Ritel Modern