Trafik Meningkat Jelang Tahun Baru, Arus Merak–Bakauheni Tetap Lancar

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 28 Desember 2025 | 21:30 WIB
Sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional, ASDP Memastikan Merak–Bakauheni tetap terkendali jelang tahun baru. (DOK. ASDP)
Sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional, ASDP Memastikan Merak–Bakauheni tetap terkendali jelang tahun baru. (DOK. ASDP)

Kendaraan roda dua masih mendominasi dengan lonjakan signifikan. Tercatat 1.459 unit sepeda motor menyeberang pada H+2, meningkat 67,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 872 unit.

Baca Juga: Arus Balik Jawa–Bali Mulai Menguat Jelang Tahun Baru, ASDP Pastikan Layanan Tetap Terkendali

Adapun kendaraan roda empat tercatat 3.460 unit, mencerminkan arus balik bertahap yang tetap terkendali.

Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, data Posko Bakauheni mencatat 2.770 unit truk menyeberang dari Sumatera ke Jawa, naik 1,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.724 unit. Jumlah bus mencapai 351 unit, meningkat 3,2 persen dari realisasi tahun lalu sebanyak 340 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H+2 tercatat 8.040 unit, atau naik 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Program BULOG Industry Ecosociosystem Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa di Sragen Lewat Budidaya Jamur Tiram

Antisipasi potensi lonjakan menjelang malam Tahun Baru, ASDP menyiapkan contingency plan melalui pengaktifan buffer zone dan delaying system di sejumlah titik strategis menuju Merak dan Bakauheni.

ASDP mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal. Koordinasi dengan BMKG juga terus dilakukan untuk memantau kondisi cuaca.

Dengan kesiapan tersebut, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni diharapkan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga puncak libur akhir tahun.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini