Ia meambahkan, PLN NP telah menerjunkan tim terbaiknya dalam melihat, memetakan dan juga merumuskan program CSR untuk mengatasi masalah abrasi ini. Sejak tahun 2017, PLN NP telah bekerja sama dengan kelompok warga sekitar untuk berjalan bersama mewujudkan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Pantai Plentong ini.
"FABA yang kami olah menjadi tetrapod dan diaplikasikan di Pantai Plentong ini ternyata menjadi salah satu magnet dalam menggaet wisatawan, di samping tujuan utamanya sebagai pemecah ombak penghalang abrasi. Sejumlah 339 tetrapod dan 196,85 ton FABA telah kami serap untuk membantu mencegah abrasi ini," tambah Ruly.
Dalam pemanfaatan FABA, PLN NP menggandeng masyarakat untuk dapat membuat produk breakwater yang telah diteliti. Pengembangan wisata Pantai Plentong pun telah terperinci yang dikerjakan secara berjama. Kawasan wisata ini memiliki tujuan membentuk masyarakat mandiri yang dapat mengelola aset untuk mitigasi bencana.
Wisata Berbasis Masyarakat ini juga telah berhasil menyerap 40 tenaga kerja yang dikelola Koperasi Plentong Maju Sejahtera. Kelompok masyarakat yang terlibat pun telah memiliki keahlian dalam membuat produk breakwater serta produk beton dan turunannya sebagai upaya penanggulangan abrasi.
Program ini juga memiliki nilai ekonomis dimana tetrapod yang dihasilkan memiliki harga 36% lebih murah daripada produk serupa di pasaran. Sehingga, perekonomian masyarakat pun meningkat hingga jutaan rupiah setiap tenan, sebanding dengan rata-rata wisatawan yang berkunjung mencapai 3000 tiap bulannya.
Tujuan awal program dalam mengatasi permasalahan utama pun tercapai. Setelah implementasi program, tercatat ada perlambatan laju abrasi di sekitar pantai Ujunggebang sepanjang 400 meter. Risiko abrasi pun turun dari semula 1,7 Ha (2014-2017) menjadi 0,49 dalam kurun waktu 4 tahun (2018-2022) atau setara dengan 78%.
Baca Juga: Dukung Percepatan Infrastruktur, PLN NP Kuatkan Infrastruktur Penerangan Jalan Medan-Banda Aceh
Selain itu, melalui penanaman pohon dan mangrove yang masif, juga memberikan perlindungan lahan bagi 8,1 Ha lahan sawah dan pemukiman warga serta melindungi hasil panen warga sebesar 102,14 ton/ tahunnya.
Sebagai salah satu penerima manfaat sekaligus penggerak perubahan, Kusnanto, ketua Koperasi Plentong Maju Sejahtera menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya akan keberlanjutan program PLN NP UP Indramayu. Baginya, program sudah menjadi wadah bersama masyarakat untuk perubahan iklim dan kawasan yang lebih baik.
"Menjaga lingkungan bukan hanya angan-angan, tetapi perlu juga tindakan nyata. Hal ini saya temukan di program CSR PLN Peduli by PLN NP UP Indramayu dalam mengawal Pantai Plentong hingga menjadi sebesar sekarang," ujar Kusnanto.***
Artikel Terkait
PLN Peduli Wujudkan Kopi Nipah Panjang Lewati Sungai Menembus Pasar
PLN Peduli Bangkitkan Geliat Petani Kopi Citaman Lawang Taji di Banten
InPower-Care, Salah Satu Bentuk Tanggung Jawab Sosial PLN Indonesia Power kepada Indonesia
Sinergi Kementerian ESDM dan PLN, 264 Keluarga Kurang Mampu di Majalengka Dapat BPBL
Dukung Percepatan Infrastruktur, PLN NP Kuatkan Infrastruktur Penerangan Jalan Medan-Banda Aceh