“Single management ini tidak tertutup, bahkan sangat terbuka. Kami para petani didorong untuk menjadi mitra dalam berbagai kegiatan, termasuk sebagai kontraktor.
Baca Juga: 6 Lokasi Merayakan Pesta Malam Tahun Baru di Yogyakarta
"Pola ini membuat hubungan antara petani dan perusahaan menjadi setara, saling menguntungkan, dan saling membutuhkan,” tambahnya.
Setiyono menilai, reformasi tata kelola yang dilakukan PTPN IV PalmCo di bawah arahan manajemen Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) telah membawa perubahan besar dalam hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani.
“Dulu saya sering berselisih dengan pihak perusahaan, tapi itu bagian dari proses pembelajaran. Sekarang, PTPN IV jauh lebih terbuka, komunikatif, dan fokus pada kesejahteraan petani plasmanya," ujarnya.
Baca Juga: Percepatan Pemulihan Kelistrikan Aceh, Pertamina Salurkan BBM dan Pelumas Genset
"Petani yang dulu lepas dari kemitraan kini banyak yang menyesal, terutama saat menghadapi program peremajaan,” lanjut Setiyono.
Ia pun mengimbau agar para petani tetap menjaga kemitraan yang sudah terbangun dengan baik.
“Kemitraan dengan PTPN IV PalmCo bukan hanya soal hasil panen, tapi juga keberlanjutan ekonomi, keterlibatan sosial, dan masa depan bersama yang lebih baik,” tutup Setiyono.***
Artikel Terkait
PTPN IV Regional III Perkuat Upaya Pemulihan Sumbar dengan Bantuan Logistik
Komitmen Sosial PTPN IV Regional III, Bantuan Disalurkan ke Tiga Provinsi Terdampak
Dorong Kesejahteraan Warga dan Respons Bencana, PTPN IV Regional III Kucurkan TJSL Rp8,1 Miliar Sepanjang 2025
Petani Riau dan PTPN IV Galang Bantuan untuk Korban Bencana Aceh
Natal 2025 Dimaknai dengan Aksi Sosial, Karyawan Nasrani PTPN IV Regional III Galang Donasi untuk Korban Bencana