Arus Balik Nataru Mulai Menguat, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 2 Januari 2026 | 06:30 WIB
ASDP mencatat arus balik Nataru mulai meningkat di lintasan utama, dengan layanan tetap aman dan terkendali jelang puncak arus balik. (Dok. ASDP)
ASDP mencatat arus balik Nataru mulai meningkat di lintasan utama, dengan layanan tetap aman dan terkendali jelang puncak arus balik. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - Arus balik libur Natal dan Tahun Baru perlahan mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah jalur penyeberangan utama nasional.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan mobilitas masyarakat tetap terkelola dengan baik, khususnya di lintasan strategis Bakauheni–Merak dan Gilimanuk–Ketapang.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa penguatan arus balik sejalan dengan mendekatnya akhir masa liburan serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Baca Juga: Management Walkthrough Direksi Pertamina Drilling Pastikan Keamanan Rig Saat Pergantian Tahun

Kendati terjadi peningkatan pergerakan, kondisi layanan secara umum masih berada dalam situasi terkendali.

“Pergerakan arus balik memang mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik.

"Ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Peralatan Travel Canggih yang Wajib Dimiliki Traveler di Tahun 2026

Berdasarkan data Posko Bakauheni pada periode 31 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 24.020 orang atau naik 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 5.749 unit, tumbuh 3,7 persen.

Peningkatan tertinggi terjadi pada kendaraan truk sebanyak 2.317 unit atau melonjak 19,6 persen, serta bus sebanyak 277 unit atau meningkat 10,4 persen secara tahunan.

Baca Juga: Ingin Pengalaman Profesional di BUMN Perfilman? Ini Magang Sekretaris Perusahaan PFN

Sementara itu, pergerakan penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan tren yang berbeda.

Pada H+6, jumlah penumpang tercatat 22.963 orang atau turun tipis 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini