Baca Juga: Peran Agen BRILink Menjangkau Pelosok Desa, Mendekatkan Layanan Keuangan bagi Masyarakat
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan.
Ia menilai Posko Nataru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.
Penguatan layanan tersebut tercermin pada kinerja harian. Berdasarkan data Posko ASDP selama H+10 (4 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang, meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: PNM Perkuat UMKM Ultra Mikro Lewat Pemberdayaan Terintegrasi Sepanjang 2025
Dari sisi kendaraan, realisasi roda dua mencapai 21.478 unit atau naik 65,3 persen. Kendaraan roda empat tercatat 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4 persen.
Sementara itu, truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru.
Secara keseluruhan, 51.839 unit kendaraan telah menyeberang pada H+10, meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga: Perhutani Tanam 8,3 Juta Bibit Sepanjang Tahun 2025, Perkuat Ekosistem Hutan Jawa–Madura
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kenaikan penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan. Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran.
ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal.
Komitmen menjaga kelancaran dan kualitas layanan akan terus dilakukan, tidak hanya selama Nataru, tetapi sepanjang tahun, guna memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga bagi masyarakat Indonesia.***
Artikel Terkait
Arus Balik Akhir Tahun Menguat, ASDP Catat Lonjakan Jumlah Truk dan Bus di Penyeberangan Sumatera–Jawa
ASDP Tingkatkan Kesiapan Layanan Kupang–Rote Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem Akhir Tahun
Arus Balik Nataru Mulai Menguat, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali
Hujan Lebat Rendam Akses Ciwandan, ASDP Alihkan Layanan Penyeberangan ke Merak
ASDP Memantau Arus Balik Nataru Terkendali, Logistik Nasional Tetap Bergerak