"Karenanya, kolaborasi yang terbentuk menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan banjir melalui pendekatan preventif serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Liburan Singkat ke Kuningan: 5 Destinasi Wajib yang Paling Hits
Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa (SALAKHA) sendiri dikenal sebagai lembaga yang berfokus pada pelestarian lingkungan melalui pengembangan berbagai program yang mendorong praktik ramah lingkungan.
Dalam setiap inisiatifnya, SALAKHA menempatkan pelibatan masyarakat sebagai pilar utama dalam penerapan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, PHI dan SALAKHA berharap tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas internal perusahaan dalam menghadapi risiko banjir, tetapi juga menciptakan model kolaborasi yang memberikan nilai tambah sosial, memperkuat peran masyarakat, serta berkontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan dan ketahanan wilayah yang terdampak bencana.***
Artikel Terkait
PHI Catat Lifting Migas Melampaui Target pada Triwulan III 2025
PHI Salurkan Beasiswa Penuh, 15 Putra-Putri Kalimantan Resmi Mulai Kuliah Sarjana
PHI Manfaatkan HAKORDIA 2025 untuk Perkuat Sistem dan Budaya Antikorupsi
Sinergi PHI dan Kejati Kaltim Diperkuat untuk Amankan Aset Tanah Negara dan Operasi Hulu Migas
PHI Tuntaskan Sertifikasi 572 Ribu Meter Persegi Tanah BMN Hulu Migas untuk Dukungan Aset Negara