Perairan Sulawesi Masih Bergelora, ASDP Tingkatkan Pengamanan Kapal

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB
Cuaca buruk yang terus berlangsung mendorong ASDP memperkuat langkah keselamatan di seluruh lintasan penyeberangan.
Cuaca buruk yang terus berlangsung mendorong ASDP memperkuat langkah keselamatan di seluruh lintasan penyeberangan.

Berdasarkan berita acara internal, kondisi cuaca saat kejadian ditandai hujan deras dengan kecepatan angin barat mencapai 47 knot, yang mengakibatkan kapal mengalami kandas.

Baca Juga: Upaya Menyeluruh PHR Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

ASDP segera melakukan langkah penanganan sesuai prosedur. Proses penarikan KM Kendhaga Nusantara 4 yang melayani rute kargo Makassar–Ereke–Raha–Sikeli–Makassar telah selesai dan berjalan dengan baik.

Kapal berhasil lepas dari kondisi kandas dan saat ini telah berlabuh dengan aman di area rede Anchorage. Seluruh tahapan penanganan berlangsung sesuai rencana tanpa kendala lanjutan.

Tingkatkan Kewaspadaan

Baca Juga: 7 Jajanan Tradisional yang Wajib Dicicipi Saat ke Pasar Gede Solo

Menanggapi rangkaian kejadian tersebut, ASDP menegaskan komitmen perusahaan dengan memperketat aspek keselamatan dalam setiap operasional penyeberangan, baik angkutan penumpang maupun logistik.

Manajemen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melakukan perjalanan laut di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Imbauan ini sejalan dengan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi masih berpotensi berlanjut hingga pertengahan Januari 2026.

Baca Juga: Menilik Fasilitas RFCC Complex di RDMP Balikpapan, Lompatan Kilang Pertamina Menuju Standar Dunia dan Energi Bersih

Sejak pekan lalu, BMKG mencatat peningkatan intensitas hujan akibat dinamika atmosfer, antara lain La Niña lemah, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif, serta perambatan gelombang ekuator, yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa prakiraan BMKG menjadi dasar utama manajemen dalam mengambil kebijakan operasional penyeberangan.

“Berdasarkan forecast BMKG, kondisi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi masih berpotensi berlanjut. Karena itu, ASDP menegaskan komitmen untuk mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Margin Fee BULOG 7 Persen, Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

"Kami mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan sebaik-baiknya, mempersiapkan perjalanan secara optimal, serta tidak memaksakan diri untuk menyeberang apabila kondisi cuaca tidak aman. Keselamatan penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa harus menjadi perhatian bersama,” ujar Heru.

ASDP secara konsisten melakukan pemantauan cuaca, pengecekan kesiapan kapal, serta koordinasi dengan KSOP, BPTD, BMKG, dan unsur TNI/POLRI sebelum setiap keberangkatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini