Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong konstruksi berkelanjutan di Indonesia melalui penggunaan material bangunan ramah lingkungan dan rendah karbon.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Umbul Nilo Terbaru 2026, Wisata Air Dingin Favorit di Klaten
Reni juga memperkenalkan inovasi semen hijau SIG yang diproduksi dengan proses ramah lingkungan sehingga emisi karbon lebih rendah hingga 38% dibanding semen konvensional, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) di atas 90%.
Salah satunya, semen hidraulis SIG PwrPro, yang dirancang menghasilkan beton berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Produk ini telah digunakan pada proyek strategis seperti Thamrin Nine Tower, Flyover Purwosari, Kawasan Industri Batang, Sabo Dam Merapi, dan Kendal Industrial Park.
SIG juga mendorong penggunaan produk turunan semen hijau seperti bata interlock presisi untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun pemerintah.
Baca Juga: Tambah Daya PLN Sebelum 20 Januari 2026 Hemat 50%, Nikmati Diskon Spesial Awal Tahun
Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian menegaskan komitmen SIG dalam menyediakan solusi konstruksi yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
“Kami meyakini bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus sejalan dengan agenda transisi menuju rendah karbon agar Indonesia tetap kompetitif dan berdaya saing di tingkat global."
"Melalui SIG Infrastructure Summit, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, menggali peluang proyek strategis, dan bersama-sama menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Tertarik Dunia Konten Digital? Ini Program Magang Sosial Media Telkom di Medan
SIG, atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, merupakan BUMN klaster infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan 51% saham dimiliki pemerintah.
Bertransformasi sejak 2013, SIG kini menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional, menjangkau pasar Asia, Australia, dan Oceania.
Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG mengelola enam anak usaha semen yaitu PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, dan Thang Long Cement Company, Vietnam, dengan komitmen menyediakan bahan bangunan berkelanjutan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga keanekaragaman hayati. ***
Artikel Terkait
SIG dan BP Batam Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Lewat Inovasi Material Konstruksi
SIG Pasok 10.000 Ton Semen, Jembatan Kabanaran Kini Sambungkan Bantul–Kulon Progo
Skor Melesat, SIG Kantongi Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat
RUPSLB SIG Mantapkan Transformasi Lewat Penguatan Tata Kelola dan Mekanisme Pengambilan Keputusan yang Efisien
SIG Gandeng Agrinas Pangan Nusantara dalam Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih