ITDC Perkuat Investasi Global, Investor Spanyol Garap Vila Premium di The Mandalika

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Januari 2026 | 19:30 WIB
ITDC menggandeng investor asal Spanyol melalui PT SAPO Development Lombok untuk mengembangkan vila premium di The Mandalika dengan nilai investasi Rp54,17 miliar. (Dok. ITDC)
ITDC menggandeng investor asal Spanyol melalui PT SAPO Development Lombok untuk mengembangkan vila premium di The Mandalika dengan nilai investasi Rp54,17 miliar. (Dok. ITDC)

Kabar BUMN - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat masuknya investasi strategis di kawasan The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Pada Rabu, 14 Januari 2026, ITDC resmi menjalin kerja sama dengan PT SAPO Development Lombok, perusahaan penanaman modal asing yang terafiliasi dengan grup investor asal Spanyol, melalui penandatanganan Land Utilization and Development Agreement (LUDA) untuk pemanfaatan dan pengelolaan lahan Lot KGH1 dan KGH2.

Melalui kerja sama ini, PT SAPO Development Lombok akan mengembangkan fasilitas akomodasi berupa high-end villa atau vila premium yang menyasar wisatawan dengan minat leisure serta pengalaman menginap yang berorientasi pada experiential stay.

Baca Juga: Rekomendasi Yokocho di Osaka, Tempat Pelepas Penat Warga Lokal dan Tujuan Wisata Baru Turis di Jepang

Direktur Komersial ITDC, Febrina Meidiana, menjelaskan bahwa hadirnya investasi tersebut menjadi indikator kuat atas kepercayaan investor asing terhadap prospek The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

“Kerja sama ini menunjukkan bahwa The Mandalika semakin dipercaya sebagai kawasan investasi yang terkelola dengan baik, memiliki kepastian hukum, serta menawarkan potensi pengembangan yang berkelanjutan."

"Kehadiran investor asal Spanyol ini juga memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi yang menarik bagi pasar global,” ujar Febrina.

Baca Juga: PT TIMAH Perluas Akses BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan di Wilayah Kepulauan

Total nilai investasi yang ditanamkan oleh PT SAPO Development Lombok tercatat sebesar EUR 2,76 juta atau setara dengan Rp54,17 miliar, yang secara khusus dialokasikan untuk pengembangan di Lot KGH1 dan KGH2.

Dengan realisasi investasi baru ini, nilai investasi kumulatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika hingga tahun 2025 mencapai Rp5,96 triliun.

Lebih lanjut, Febrina menyampaikan bahwa setiap proyek pengembangan di The Mandalika selalu mengacu pada masterplan kawasan serta mematuhi ketentuan tata kelola dan standar desain yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Pertagas Luncurkan Pusaka Artha, Adaptasi Teknologi Migas untuk Perawatan Pipa Air Desa

ITDC memastikan seluruh kerja sama pemanfaatan lahan dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan kepentingan jangka panjang kawasan serta pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

“ITDC berharap pengembangan villa ini tak hanya memberikan nilai tambah bagi investor dan kawasan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas.

"Mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan ekosistem pariwisata lokal di Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan upaya mendorong The Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” tutup Febrina. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini