Kabar BUMN - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) terus memperkuat ekspansi bisnis di sektor hulu migas dengan menggandeng Petronas dalam kerja sama strategis penyediaan Hydrogen Sulfide (H2S) Equipment Rental & Services.
Kolaborasi ini menjadi momentum penting karena sekaligus menandai masuknya Pertamina Drilling ke pasar offshore serta penetrasi pasar non-captive pertamanya di lingkungan Petronas.
Dalam kemitraan tersebut, Pertamina Drilling sukses memenangkan tender umum penyediaan layanan dan peralatan H2S yang digelar Petronas.
Baca Juga: Rahasia Kulit Lembap: Tips Mencegah dan Mengatasi Kulit Kering
Proyek perdana dijalankan pada sumur Barokah-01 milik Petronas Carigali Indonesia (PC Ketapang II Ltd, PC North Madura II Ltd, Petronas North Ketapang SDN. BHD.) yang merupakan bagian dari proyek offshore.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Pertamina Drilling, Jufrihadi, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan pengakuan internasional terhadap kapabilitas perusahaan, khususnya dalam aspek keselamatan, kualitas layanan, dan standar operasional.
“Keberhasilan memenangkan tender H2S Equipment Rental & Services di Petronas merupakan pencapaian strategis bagi Pertamina Drilling.
Baca Juga: Terobosan KAI Service, Kuliner Kereta Kini Hadir di TikTok Shop dan Tokopedia
"Ini menjadi bukti bahwa kapabilitas dan standar HSSE kami mampu bersaing di pasar global, khususnya untuk proyek offshore dengan tingkat risiko tinggi,” ujar Jufrihadi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1).
Ia menjelaskan, layanan H2S memegang peranan vital dalam menjaga keselamatan operasi migas, terutama di wilayah dengan potensi paparan gas beracun.
Karena itu, selain kesiapan teknis, Pertamina Drilling juga menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fokus utama.
Baca Juga: 4 Lokasi Wisata Kuliner Terbaik di Kyoto, dari yang Teramai Sampai yang Bisa Dimasuki dengan Tenang
Tak sebatas menjalankan layanan operasional H2S, perusahaan turut menggelar pelatihan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) bagi tim rescue, khususnya Marine Crew yang terlibat langsung dalam kegiatan offshore.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sekaligus memperkokoh budaya keselamatan kerja di lapangan.
Artikel Terkait
Pertamina Drilling Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang
Penguatan SDM dan Inovasi Migas, Pertamina Drilling Jalin Kerja Sama dengan ITB
Management Walkthrough Direksi Pertamina Drilling Pastikan Keamanan Rig Saat Pergantian Tahun
Awal 2026, Dirut Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Zero Accident Saat Tinjau Rig Darajingga
Pertamina Drilling Awali 2026 dengan Doa Bersama, Teguhkan Keselamatan dan SDM Unggul untuk Kemandirian Energi Nasional