ASDP Raih Dua Penghargaan Indonesia Green Award 2026, Tegaskan Konsistensi Strategi ESG

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 22 Januari 2026 | 17:45 WIB
ASDP raih dua Indonesia Green Award 2026 berkat konsistensi ESG sebagai strategi bisnis berkelanjutan dan berdampak nyata. (Dok. ASDP)
ASDP raih dua Indonesia Green Award 2026 berkat konsistensi ESG sebagai strategi bisnis berkelanjutan dan berdampak nyata. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - Di tengah meningkatnya tuntutan pasar dan para pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) bukan sekadar pemenuhan kepatuhan, melainkan strategi korporasi jangka panjang.

Konsistensi tersebut mengantarkan ASDP meraih dua penghargaan Indonesia Green Award (IGA) 2026, yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility pada Rabu (21/1) di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Memasuki penyelenggaraan ke-17, Indonesia Green Award dikenal sebagai barometer nasional dalam mengukur efektivitas penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan ESG.

Baca Juga: Hutama Karya Lanjutkan Proyek Tol Palembang–Betung, Lalu Lintas KM 69–71 Diatur

Ajang ini menitikberatkan pada dampak nyata, termasuk kemampuan perusahaan dalam merespons tantangan perubahan iklim, mengelola risiko ekologis, serta menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat secara terukur dan berkelanjutan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan arah strategis perusahaan yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian integral dari pengambilan keputusan bisnis.

“Bagi ASDP, ESG bukan program tambahan, melainkan fondasi untuk membangun perusahaan yang tangguh, bertanggung jawab, dan relevan bagi masa depan.

Baca Juga: Len IOT Buka Peluang Karier Backend Developer untuk Mahasiswa IT, Simak Syarat dan Ketentuannya

"Penghargaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus melangkah konsisten,” ujar Heru.

Pada IGA 2026, ASDP meraih penghargaan kategori Penanganan Sampah Plastik dan Ekonomi Sirkular melalui program pengelolaan limbah botol plastik yang melibatkan pelaku UMKM.

Limbah tersebut diolah menjadi suvenir perusahaan bernilai guna, sekaligus menciptakan rantai ekonomi baru yang berkelanjutan.

Baca Juga: Mirip Venice, Phu Quoc di Vietnam Cocok untuk Nikmati Liburan Ala Italia dengan Budget Asia

Melalui kolaborasi dengan Plasticpay, sampah plastik diolah menjadi bahan felt atau kain serbaguna ramah lingkungan.

Inisiatif ini tidak hanya menekan volume sampah plastik, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM sebagai bagian dari rantai nilai bisnis berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini