Kabar BUMN – PT Sarinah kembali menegaskan perannya sebagai penghubung produk lokal Indonesia ke pasar global.
Setelah misi dagang ke Perth, Osaka, dan Belanda, Sarinah berpartisipasi dalam Indonesia Pavilion yang digelar pada 19–23 Januari 2026 dalam rangkaian World Economic Forum di Davos.
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menyebut kehadiran tersebut sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memasuki fase penguatan ekspor yang mulai dijalankan pada 2026.
Baca Juga: Tak Sekadar Olahraga, BULOG Perkuat Relasi Media Lewat Fun Sport & Networking Session
“Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion World Economic Forum 2026 di Davos merupakan refleksi dari strategi kami untuk membawa produk lokal Indonesia masuk ke pasar global dengan pendekatan yang tepat sasaran.
"Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekspor Sarinah, di mana kami memastikan produk yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga merupakan manifestasi produk siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan buyer internasional,” ujar Raisha.
Dalam ajang ekonomi global tersebut, Sarinah menghadirkan lebih dari 30 merek lokal terkurasi yang dipresentasikan di Indonesia Pavilion, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan selera, ekspektasi, dan standar pasar internasional.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Perkuat Kemitraan Internasional dengan Aljazair demi Ketahanan Pangan Nasional
Kurasi dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan tren global, preferensi buyer, serta potensi komersialisasi jangka panjang.
Seluruh produk yang dibawa telah siap ekspor, baik dari sisi kualitas material, desain, konsistensi produksi, maupun pemenuhan standar pasar global.
Proses kurasi Sarinah dilakukan berbasis pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan perilaku buyer internasional, sehingga produk-produk yang dihadirkan tidak hanya kuat secara narasi budaya, tetapi juga kompetitif secara bisnis.
Baca Juga: Peluang Karier Pemadam Kebakaran di Bandara, Cek Info Lokernya dari PT GDPS
Portofolio produk yang dipresentasikan mencakup berbagai kategori yang relevan bagi pasar global, mulai dari wastra premium meliputi batik, ulos, dan tenun hingga home décor dan aksesori dengan nilai budaya yang kuat.
Selain itu, Sarinah juga menghadirkan produk food & beverage (F&B) terkurasi yang merepresentasikan kekayaan rasa dan identitas Indonesia, dengan standar kualitas yang telah disesuaikan untuk pasar internasional.
Artikel Terkait
Hadir di Osaka Expo 2025, PT Sarinah Tegaskan Komitmen Global dan Keberlanjutan
Pesona Batik dan Pesisir Bali Bersatu di “Srikandi By The Sea” Kolaborasi Sarinah dan InJourney
InJourney Meriahkan JRF 2025 dengan Program “Medal Monday” dan Promo Spesial di Sarinah
100 UMKM di Indonesia Timur Dapat Pendampingan Komprehensif dari Sarinah Pandu di Makassar
Sarinah Hadirkan Denyut Budaya Nusantara dalam Koleksi Modest Wear di JMFW 2025