Sepanjang tahun 2025, sekitar tiga ribu muatan barang telah diseberangkan, mencakup gula, kecap, mie instan, serta berbagai komoditas sembako lainnya, sehingga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan tetap terjamin.
Di samping mendukung mobilitas warga, jalur penyeberangan Sorong juga berfungsi sebagai pintu utama menuju Raja Ampat.
Baca Juga: Red Lotus Sea, Danau di Latar Promosi Wisata Thailand yang Viral Karena Modelnya Lisa Blackpink
Kawasan wisata kelas dunia ini dikenal melalui destinasi unggulan seperti Wayag, Manta Sandy, dan Kali Biru, dengan beragam aktivitas mulai dari snorkeling, diving, island hopping, hingga birdwatching yang memadukan keindahan laut dan kekayaan hayati.
Untuk mendukung akses tersebut, ASDP melayani sejumlah lintasan strategis, antara lain Sorong–Waisai, Sorong–Waigeo, Sorong–Kalobo, Wejim–Kofiau, Arefi–Pam, serta Gag–Gebe.
Bahkan sejak Oktober 2025, lintasan baru Foley–Waigama telah dioperasikan guna memperluas akses masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Baca Juga: Menjaga Mutu Energi Jawa Barat: Peran Integrated Terminal Balongan Pastikan BBM Berkualitas
Sebagai penghubung antarpulau, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Komitmen ini diharapkan mampu menjaga keterhubungan wilayah 3T, membuka peluang ekonomi baru, serta menumbuhkan harapan bagi masyarakat Papua Barat Daya. ***
Artikel Terkait
Peringati Bulan K3 2026, ASDP Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Lini Operasional
ASDP Raih Dua Penghargaan Indonesia Green Award 2026, Tegaskan Konsistensi Strategi ESG
Cuaca Ekstrem Berlanjut, ASDP Perkuat Kesiapsiagaan di Lintas Sumatera-Jawa-Bali
Pelabuhan Bitung, Gerbang Strategis ASDP yang Jadi Penopang Logistik dan Konektivitas Timur Indonesia
Strategi Terpadu ASDP Sambut Mudik Lebaran 2026 di Jalur Sumatera–Jawa–Bali