Dari sisi pengguna jasa logistik, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Sebastian Wibisono, mendorong pengelola terminal untuk melakukan peremajaan peralatan bongkar muat.
Menurutnya, kehadiran alat baru akan meningkatkan kualitas serta menjamin kecepatan pelayanan bongkar muat peti kemas.
Baca Juga: Uniknya Kwai Chai Hong, Gang Sempit Aestetik di Pecinan Kuala Lumpur
Sebastian menilai peralatan yang saat ini digunakan sudah kurang sejalan dengan perkembangan ukuran kapal dan meningkatnya arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kami sudah mendengar rencana kedatangan alat baru di TPS Surabaya, harapan kami hal serupa juga dapat dilakukan di terminal peti kemas yang lainnya, khususnya di TPK Berlian,” kata Wibi.***
Artikel Terkait
Pelindo Terminal Petikemas Catat Arus Peti Kemas 2025 Tembus 13,34 Juta TEUs
Andil Pelindo dalam Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut
Pelindo Multi Terminal Bekali Purnabakti dengan AI, Dukung Tetap Produktif di Masa Pensiun
PELINDO Buka Lowongan Magang di Divisi SDM, Terbuka untuk Mahasiswa Aktif dan Fresh Graduate
Pelindo Solusi Logistik Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir Jakarta Utara