Kinerja ini memperkuat posisi Elnusa sebagai bagian penting dalam rantai pasok energi nasional sekaligus memperluas basis pendapatan yang berulang (recurring).
Baca Juga: Air Bersih dan Sembako Mengalir ke Aceh Tamiang, Pertamina EP Rantau Hadirkan Harapan
Pada segmen jasa penunjang migas, Elnusa memperluas jejak internasional melalui ekspansi layanan OCTG di Aljazair serta keterlibatan dalam proyek survei seismik 3D di perairan Songkhla, Tailan.
Di sisi lain, bisnis data dan warehouse management mengelola 253 kontrak aktif dengan tingkat utilisasi aset mencapai 95%.
Pencapaian tersebut mencerminkan efisiensi pengelolaan aset dan stabilitas kinerja operasional anak usaha Elnusa.
Baca Juga: Siapkan Agenda Perjalananmu, Whoosh Hadirkan Promo Khusus Rombongan sampai 20%!
Memasuki 2026, Elnusa mengusung arah strategis “Rediscover Technology and Innovation Edge” yang berfokus pada penguatan operational excellence berbasis inovasi, efisiensi biaya melalui cost leadership, serta sinergi yang lebih terintegrasi di dalam ekosistem Elnusa Group dan Pertamina Group.
Dengan fondasi fundamental yang kuat dan strategi pertumbuhan yang terarah, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.***
Artikel Terkait
Perjalanan TJSL Elnusa 2025: Bertumbuh Bersama Masyarakat dan Menciptakan Dampak Berkelanjutan
Mengawali 2026, Elnusa Pacu Akselerasi Eksplorasi Migas di Indonesia Timur dengan Penguatan Teknologi Seismik
Elnusa Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Strategi Teknologi Terintegrasi dan Inovasi Berkelanjutan
Anak Usaha Elnusa dan FPT Software Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis AI dan Transformasi Digital
Elnusa Dorong Penguatan UMKM dan Aksi Sosial sebagai Bagian dari Komitmen Keberlanjutan di Bojonegoro