“Dalam pekerjaan Humas, kami seperti jembatan dua arah. Kami menyampaikan pesan perusahaan agar masyarakat memahami kegiatan yang dilakukan dan merasa aman."
Baca Juga: Lebih dari 7,45 Juta Penerima, Bank Mandiri Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan
"Di sisi lain, kami juga membawa aspirasi dan perhatian masyarakat ke perusahaan agar bisa diakomodir. Ketika komunikasi berjalan seimbang, pekerjaan di lapangan menjadi lebih lancar,” ungkap Bayu.
Pada kegiatan survei seismik, tim Humas berinteraksi langsung dengan warga dan para pemangku kepentingan. Tantangan yang dihadapi tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menangani potensi dampak selama proyek berjalan, termasuk klaim terkait bangunan maupun lahan milik masyarakat.
Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem pendataan yang rapi dan sistematis agar setiap proses penanganan dapat dilakukan secara adil, jelas, serta transparan bagi semua pihak.
Baca Juga: Tak Perlu Tiket Masuk Rabu Ini, Museum Nasional Indonesia Buka Akses Wisata Malam Gratis
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, COMRELASI dikembangkan sebagai aplikasi mobile berbasis Android yang mendukung pendataan pra-operasi, mulai dari kondisi fisik bangunan, lahan, rumpon, hingga sumur, sampai dengan pendataan pasca kegiatan.
Proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih ke sistem digital, memungkinkan pengumpulan data yang lebih cepat dan akurat serta dapat dimonitor melalui dashboard progres secara real-time.
Bayu menuturkan bahwa aplikasi ini membawa perubahan signifikan dalam pola kerja sehari-hari tim Humas.
Baca Juga: PT PAL Gandeng Krakatau Steel dan BKI Memperkuat Kedaulatan Industri Maritim
“COMRELASI membantu kami bekerja lebih terstruktur dan mengurangi pencatatan manual (paperless). Semua data yang kami sampaikan ke masyarakat maupun ke internal perusahaan bersumber dari informasi yang sama,” jelasnya.
Dari sisi manfaat, sistem ini memberikan kepastian baik bagi internal proyek maupun masyarakat.
Dokumentasi data yang lengkap menjadi landasan transparan dalam proses penanganan klaim dan kompensasi, sehingga masyarakat memiliki keyakinan bahwa seluruh informasi dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: KAI Turunkan Kereta Inspeksi, Cek Kesiapan Jalur Utara Jelang Lebaran 2026
“Inovasi adalah kunci untuk membangun kepercayaan. Ketika data akurat, proses transparan, dan hubungan dengan masyarakat terjaga, maka keberhasilan proyek dapat dicapai secara berkelanjutan,” tegas Bayu.
Artikel Terkait
Mengawali 2026, Elnusa Pacu Akselerasi Eksplorasi Migas di Indonesia Timur dengan Penguatan Teknologi Seismik
Elnusa Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Strategi Teknologi Terintegrasi dan Inovasi Berkelanjutan
Anak Usaha Elnusa dan FPT Software Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis AI dan Transformasi Digital
Elnusa Dorong Penguatan UMKM dan Aksi Sosial sebagai Bagian dari Komitmen Keberlanjutan di Bojonegoro
Kinerja Konsisten dan Arah Strategi 2026 Perkuat Saham Elnusa di Level Tertinggi Sejak IPO