Kabar BUMN - Curah hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur wilayah selatan Lombok sejak Selasa (24/2) menyebabkan banjir di sejumlah titik di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) pun menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa disederhanakan pada satu penyebab saja, melainkan harus dilakukan secara komprehensif berbasis tata kelola hulu hingga hilir.
Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi merupakan dampak peristiwa hidrometeorologi akibat hujan berintensitas sangat tinggi.
Baca Juga: Lowongan Magang Marketing Onsite di Jakarta Timur, Daftar Sebelum 4 Maret 2026!
Kondisi tersebut diperparah oleh situasi daerah tangkapan air di wilayah hulu yang berada di luar kawasan KEK Mandalika.
Limpasan air dan sedimentasi dari wilayah hulu meningkatkan debit aliran ke daerah hilir, termasuk area sekitar KEK Mandalika.
“Pemprov NTB menekankan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi bersama lintas sektor.
Baca Juga: Ingin Cari Pemasukan Tambahan dengan Menjadi Konten Kreator, Ini Topik yang Paling Diminati Orang
"Pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta pemerintah kabupaten/kota akan mendorong terbangunnya sistem mitigasi bencana yang terpadu dan terkonsolidasi secara permanen, dengan integrasi pengelolaan daerah tangkapan air, tata air kawasan, serta pengendalian perubahan kontur lahan.” ujar Dr. Aka.
Selain penguatan infrastruktur fisik, Pemprov NTB juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.
Langkah tersebut ditempuh melalui perlindungan kawasan hulu serta penataan sistem aliran air yang lebih jelas dan terarah.
Baca Juga: Pertamina Drilling Sabet Best Collaboration Excellence dari SCM Subholding Upstream
Upaya ini dinilai strategis untuk menekan risiko banjir di masa depan sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pariwisata unggulan daerah.
Pemprov NTB turut menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan dan masyarakat atas ketidaknyamanan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Artikel Terkait
ITDC Resmi Kick-off Proyek Rejuvenasi The Nusa Dua, Hadirkan Wajah Baru Setelah 52 Tahun
Sinergi ITDC dan Angkasa Pura Support Dorong Standar Layanan Mandalika serta Perluasan Kesempatan Kerja Lokal
Februari Penuh Pesona: Kawasan ITDC Hadirkan Program Spesial Valentine & Imlek
Ramadan 2026 di The Mandalika, ITDC Perkuat Nilai Sosial dan Spiritual Lewat Program Berkah Ramadan Seru
Kolaborasi Baru ITDC dan IAS Property Indonesia, Fokus pada Penyediaan Layanan Travel Management Corporate