Hubungan industrial yang harmonis menjadi modal dasar bagi perusahaan untuk menjalankan peran sebagai agen pembangunan nasional, baik dalam penanganan bencana maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.
Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengingatkan bahwa PKB ini harus dipandang sebagai instrumen yang hidup dan adaptif.
Baca Juga: Serunya Wisata Malam Ramadan 2026 di Kota Batu, Ini Info Lengkap Batu Night Spectacular
Implementasi pada setiap aspek operasional perusahaan menjadi kunci utama agar butir-butir kesepakatan menjadi jiwa dalam setiap aktivitas produksi dari hulu hingga hilir.
Jatmiko turut mengajak seluruh insan PalmCo untuk mengimplementasikan PKB ini secara konsisten sebagai kompas dalam bekerja.
"PKB adalah janji bersama untuk tumbuh lebih kuat, lebih efisien, dan lebih sejahtera. Mari kita jadikan sinergi ini sebagai bahan bakar untuk melampaui seluruh target yang telah ditetapkan," pungkasnya.
Baca Juga: Berbagi Berkah, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H
Semangat kolaborasi yang terpancar dari Jakarta ini diharapkan menjadi energi baru bagi PTPN IV PalmCo untuk menyongsong tahun 2026 dengan optimisme tinggi.***
Artikel Terkait
25 Bus Disiapkan, PTPN IV PalmCo Buka Mudik Gratis Lebaran 2026
Produksi PKO PTPN IV Regional III Naik Jadi 115 Ribu Ton di 2025, Tata Kelola Makin Solid
Ekspansi Energi Hijau, PTPN IV PalmCo Siapkan 16 Pabrik CBG dan Ribuan Lapangan Kerja Ramah Lingkungan
“Miniatur Indonesia” di Perkebunan Sawit, PTPN IV PalmCo Bangun SDM Inklusif untuk Dukung Ketahanan Energi
Akurasi 96,77 Persen, PTPN IV Regional III Andalkan Tata Kelola Berbasis Data untuk Perkuat Produksi Sawit