"Di sana ada masa depan. Ada cita-cita yang sedang bertumbuh. Ada harapan yang digantungkan orang tua," kata Bambang.
Baca Juga: TASPEN Mulai Salurkan THR 2026 untuk 3,2 Juta Pensiunan, Pastikan Tepat dengan Prinsip 5T
"Ketika seorang anak mengalami kekurangan gizi, yang terhambat bukan hanya tinggi badannya. Yang ikut terhambat adalah potensi kecerdasannya, daya saingnya, dan bahkan kepercayaan dirinya di masa depan," lanjut dia.
Untuk itu, ia mengatakan bahwa inisiatif inibukan sebatas program bantuan sosial, namun bentuk kepedulian dan investasi kemanusiaan.
Selama tiga bulan ke depan, lanjut dia, perusahaan akan menyalurkan makanan tambahan bergizi, mulai dari susu, telur, kacang hijau, biskuit organik, serta beras, yang didampingi pemantauan berkala oleh tenaga kesehatan.
Baca Juga: Tinggal Sehari Lagi, Pendaftaran Magang Risk Management Intern di MIND ID Segera Ditutup
Lebih jauh, Bambang mengatakan bahwa entitas yang sebelumnya bernama PTPN V tersebut mengakui persoalan stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.
Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi bersama untuk menyukseskannya.
"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perusahaan pun tidak bisa bergerak sendiri. Diperlukan sinergi, diperlukan hati yang sama, diperlukan komitmen bersama.
Baca Juga: 5 Taman Gratis di Jakarta yang Cocok Jadi Tempat Ngabuburit
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Kamis, mengatakan bahwa program yang turut digulirkan di berbagai wilayah Indonesia ini dirancang sebagai intervensi terukur dengan pendekatan kolaboratif.
“Stunting harus ditangani secara serius dan berkelanjutan. Kami melakukan intervensi berbasis data yang diperoleh dari Puskesmas dan pemerintah daerah. Targetnya jelas, membantu menekan prevalensi stunting sekaligus meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak,” kata dia.
Program intervensi gizi ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di seluruh regional di bawah naungan PTPN IV PalmCo.
Baca Juga: PT GDPS Buka Loker Driver Direksi di Area Jabodetabek, Syarat Pendidikan SMA Sederajat
Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di wilayah Kalimantan dan sejumlah wiayah di Sumatera.
Artikel Terkait
“Miniatur Indonesia” di Perkebunan Sawit, PTPN IV PalmCo Bangun SDM Inklusif untuk Dukung Ketahanan Energi
Akurasi 96,77 Persen, PTPN IV Regional III Andalkan Tata Kelola Berbasis Data untuk Perkuat Produksi Sawit
PKB Tunggal PTPN IV PalmCo, Fondasi Baru Sinergi dan Keberlanjutan Perusahaan
Polemik 20 Persen Kebun Plasma di Pagaran Tapah, Pemkab Rohul Tegaskan PTPN IV Sudah Penuhi Kewajiban
PTPN IV PalmCo Siapkan Program Pengentasan Stunting di Rokan Hulu, Mulai Maret 2026