Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Selesai Lebih Cepat, PLN Group Tunjukkan Kapabilitas di Level Global

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 12:45 WIB
Para personel PLN Group bersama Tim Tenaga Switchgear (TSG) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) ketika menandai penyelesaian pekerjaan Substation 132 kV Tunjung, Kelantan (Dok. PLN Group)
Para personel PLN Group bersama Tim Tenaga Switchgear (TSG) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) ketika menandai penyelesaian pekerjaan Substation 132 kV Tunjung, Kelantan (Dok. PLN Group)

Kabar BUMN - PLN Group kembali menorehkan pencapaian di tingkat internasional melalui keterlibatannya dalam proyek infrastruktur strategis di Malaysia.

Melalui subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dan anak usahanya PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), perusahaan berhasil menyelesaikan dua titik pekerjaan elektrifikasi proyek East Coast Rail Link (ECRL) lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

Keberhasilan ini semakin memperkuat reputasi PLN sebagai perusahaan energi yang mampu bersaing di panggung global.

Baca Juga: Ramadan di Mandalika, ITDC Hadirkan Ulama Nasional TGB Zainul Majdi dalam Tabligh Akbar

Dua titik yang berhasil diselesaikan lebih cepat tersebut adalah Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan yang rampung 15 hari lebih awal dari target, serta FS 09 di Jambu Rias, Pahang yang bahkan selesai satu bulan lebih cepat dari jadwal.

Percepatan penyelesaian proyek ini mendapatkan apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner (PDP) serta Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan.

Head Project Management Office TNB, Tn Azreen Bin Othman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelesaian koneksi dari Pencawang Masuk Utama (Gardu Induk) Tunjung hingga FS 01 dan FS 09 menjadi bagian krusial dalam sistem elektrifikasi ECRL.

Baca Juga: Pesona Sumber Jenon Malang, Mata Air Jernih dengan Cerita Mitos yang Masih Dipercaya

"Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan yang tinggi dalam memastikan proyek ini selesai dengan cepat tanpa mengesampingkan kualitas," ujarnya.

Sebagai informasi, proyek ECRL merupakan pembangunan jalur kereta listrik ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor dengan Kota Bharu di Kelantan.

Jalur ini dirancang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik untuk layanan penumpang maupun kargo. Saat mulai beroperasi pada 2027, proyek ini diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ setiap tahun.

Baca Juga: KA Logawa Kini Hadir dengan Kelas Eksekutif, Perjalanan Purwokerto–Ketapang Jadi Lebih Nyaman

Azreen menambahkan, pihaknya berharap kinerja tersebut dapat berlanjut pada proyek-proyek berikutnya.

"Kami sangat puas dengan hasilnya dan berharap pencapaian luar biasa ini dapat terus berlanjut pada proyek-proyek berikutnya di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini