Portofolio tersebut mencakup pembangkit listrik berbasis energi surya, panas bumi, gas alam, serta biogas.
Baca Juga: Dukung Difabel Berkarya, Pelindo Jasa Maritim Adakan Pelatihan Difablepreneur Batch 2 di Makassar
Salah satu kontribusi penting berasal dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan 261 unit pembangkit yang memiliki kapasitas total 55,69 MW dan tersebar di berbagai wilayah operasional.
Selain itu, melalui afiliasi PT Jawa Satu Power (JSP), Pertamina NRE juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dengan kapasitas mencapai 1.760 MW.
Di sektor panas bumi, anak usaha PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mengelola enam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan total kapasitas 727,5 MW.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Lebih Hemat! Tiket Kapal PELNI Diskon 30%, Cek Syarat dan Jadwalnya
Lokasinya berada di Kamojang dan Karaha di Jawa Barat, Ulubelu, Lahendong, Lumut Balai, serta Sibayak.
Sementara itu, di sektor bioenergi, Pertamina NRE juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dengan kapasitas terpasang 2,4 MW.
Melalui pengaktifan Satgas RAFI 2026, Pertamina NRE sebagai bagian dari Pertamina menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Upaya ini terutama difokuskan untuk memastikan pasokan energi bersih tetap stabil selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H, ketika aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi turut mengalami lonjakan.
Langkah tersebut juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus hadir bagi masyarakat di seluruh lini penyaluran energi sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.***
Artikel Terkait
Pertamina NRE Luncurkan Pilot Project Bioethanol Berbasis Aren di Garut, Dorong Swasembada Energi Nasional
Pertamina NRE dan Kemenkop Luncurkan PLTS KDKMP Pertama, Siap Terangi Pulau Sembur
Kerja Sama Pertamina NRE dengan Mitra Tiongkok, Akselerasi Proyek Rendah Emisi di Indonesia
Pertamina NRE Resmi Pegang 20% Saham CREC Filipina
Pertamina NRE dan Medco Jajaki Proyek Bioenergi Berkelanjutan, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol