Pertamina Hulu Kalimantan Timur Genjot Produksi Lapangan Tua, Siapkan Pengeboran Dua Sumur Infill di Selat Makassar

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 9 Maret 2026 | 16:30 WIB
PHKT mengebor dua sumur infill di Lapangan Kerindingan untuk mengoptimalkan cadangan dan menjaga produksi migas lapangan mature. (Dok. PHKT)
PHKT mengebor dua sumur infill di Lapangan Kerindingan untuk mengoptimalkan cadangan dan menjaga produksi migas lapangan mature. (Dok. PHKT)

“Untuk menjaga keekonomian proyek, kami menerapkan praktik-praktik engineering terbaik dalam setiap kegiatan pengeboran.

Baca Juga: Festival Musik Internasional LaLaLa Festival 2026 di Jakarta, Tiket Dijual via Livin’ by Mandiri

"Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus meningkatkan kecepatan dan efisiensi biaya pengeboran,” lanjut Darmapala.

Sumur infill merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur-sumur yang sudah ada.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan perolehan cadangan serta mengoptimalkan produksi dari reservoir yang masih memiliki potensi.

Baca Juga: Safari Ramadan Pertamina Hulu Indonesia Perkuat Keselamatan Operasi dan Kepedulian Sosial di Wilayah Kerja

Konsep pengembangan yang diterapkan difokuskan pada produksi cadangan di bagian puncak struktur reservoir yang sebelumnya belum dapat dimonetisasi melalui sumur-sumur yang telah beroperasi.

“Rencana pengeboran dua sumur infill ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pengeboran sebelumnya,” jelasnya.

Melalui program pengembangan ini, PHKT berharap dapat mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja perusahaan sepanjang tahun 2026.

Baca Juga: Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun

Dengan pendekatan teknis berbasis data serta penerapan standar operasional terbaik, Darmapala menegaskan bahwa perusahaan akan terus memaksimalkan potensi lapangan-lapangan migas yang telah matang.

Menurutnya, program pengembangan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi dan memperkuat kontribusi lapangan terhadap kinerja Perusahaan pada tahun 2026.

Melalui pendekatan teknis berbasis data dan penerapan standar operasional terbaik, ”PHKT berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan potensi migas pada lapangan mature sejalan dengan visi dan misi Perusahaan untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan dalam mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini