Inovasi Block Mode Perkuat Fleksibilitas Operasi Pertamina Patra Niaga Jelang Lebaran 2026

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 18 Maret 2026 | 06:00 WIB
Pertamina Patra Niaga hadirkan inovasi Block Mode untuk tingkatkan efisiensi kilang dan jaga pasokan BBM tetap aman jelang mudik Lebaran 2026. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga hadirkan inovasi Block Mode untuk tingkatkan efisiensi kilang dan jaga pasokan BBM tetap aman jelang mudik Lebaran 2026. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama saat periode mudik dan libur Idulfitri 1447 H.

Perusahaan ini bertugas mengolah minyak mentah menjadi berbagai produk BBM dan Non BBM, lalu menyalurkannya ke masyarakat.

Guna memperkuat kemampuan operasional, PPN terus melakukan terobosan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan sistem operasional Block Mode. Inovasi ini mulai diterapkan di Kilang Cilacap sejak Mei 2024.

Baca Juga: Jelang Nyepi, Ini Tiga Lokasi Pawai Ogoh-Ogoh yang Wajib Kamu Cek

Direktur Operasi Kilang PPN, Didik Bahagia menjelaskan bahwa Block Mode merupakan pendekatan operasional baru yang memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam pengolahan minyak mentah.

Sistem ini juga mampu menekan ketergantungan pada pasokan crude impor dari satu sumber serta meningkatkan efisiensi produksi.

"Inovasi ini merupakan cara Kilang yang dikelola oleh PPN terus beradaptasi dengan kondisi pasokan minyak mentah serta memastikan kilang tetap relevan dengan zaman," ujar Didik.

Baca Juga: Saatnya Pulang! TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik untuk Lebaran 2026

Didik turut menekankan bahwa inovasi ini menjadi bagian penting dalam transformasi kilang menuju sistem yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Menurutnya, langkah ini juga berperan dalam menjaga kestabilan pasokan BBM sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan di tengah dinamika pasar global.

"Block Mode sekaligus menjadi upaya PPN dalam menjaga stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta meningkatkan efisiensi pengolahan minyak mentah di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif,” ujar Didik.

Baca Juga: ITDC Dukung Mudik Gratis BUMN 2026, Hadirkan Perjalanan Aman dan Berkelanjutan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi pengolahan crude sehingga biaya produksi dapat lebih terkendali.

Selain itu, pendekatan ini memperkuat ketahanan energi nasional karena mengurangi ketergantungan pada satu wilayah pemasok, sehingga potensi gangguan distribusi bisa ditekan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini