Bangkit dari Banjir, Mariono Difabel Aceh Tamiang Temukan Harapan Lewat Bengkel Mekanik

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 18 Maret 2026 | 13:30 WIB
Mariono, difabel tunadaksa di Aceh Tamiang, bangkit setelah banjir dengan bengkel difabel dari Pertamina EP; kini ekonomi dan hidupnya lebih mandiri. (Dok. Pertamina)
Mariono, difabel tunadaksa di Aceh Tamiang, bangkit setelah banjir dengan bengkel difabel dari Pertamina EP; kini ekonomi dan hidupnya lebih mandiri. (Dok. Pertamina)

Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, Sinergi ASDP Hadirkan Perjalanan Lebih Nyaman

Setiap hari, Nono aktif membersihkan bengkel difabel yang berada di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, bersama anggota kelompok lainnya. Perlahan, bengkel yang menjadi sumber penghidupannya kembali bersih dari lumpur dan puing-puing.

"Saya bersyukur Pertamina bergerak cepat membantu kami. Bengkel yang hancur dibuka kembali. Barang-barang yang sudah raib dibeli lagi. Terima kasih saya diberi rezeki," ujarnya.

Pembukaan kembali bengkel difabel pasca banjir bertepatan dengan program ganti oli gratis “Yuk Berbagi” pada Jumat (13/3) yang digelar Pertamina Lubricants bersama Pertamina EP Rantau Field.

Baca Juga: Fakta dan Sejarah Menarik Tradisi Takbiran, Diawali dari Kegembiraan Memenangkan Perang

Program ini menjadi bentuk nyata dukungan perusahaan bagi masyarakat penyintas banjir di Aceh Tamiang dengan menyediakan ganti oli gratis untuk ratusan pemilik sepeda motor terdampak.

Pertamina EP Rantau Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), melibatkan tujuh mekanik difabel binaan mereka dalam kegiatan ini. Sementara itu, Pertamina Lubricants menyediakan 282 oli gratis untuk masyarakat pada hari tersebut.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan bahwa bengkel difabel ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka difabel di Aceh Tamiang, sehingga perusahaan ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: BULOG Fasilitasi 750 Pemudik Lewat Program Mudik Gratis BUMN 2026

"Kami memberikan pelatihan terhadap puluhan orang difabel tentang mekanik. Lalu, muncul gagasan mereka ingin buat usaha, sehingga perusahaan membantu buatkan bengkel," katanya.

Setelah banjir bandang yang menghancurkan bengkel, perusahaan bergerak cepat untuk membuka kembali bengkel tersebut agar kelompok binaan segera dapat produktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Head CSR Pertamina Lubricants, Asep Saputra, mendukung pembukaan kembali bengkel dan ikut membagikan oli gratis.

"Dibuka kembali bengkel setelah banjir ditandai dengan pemberian 282 botol oli gratis untuk masyarakat. Oli gratis ini bertujuan membantu masyarakat agar kendaraan mereka bisa kembali nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari," jelas Asep. ***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler