Antisipasi El Nino Godzilla, PTPN IV PalmCo Fokus pada Deteksi Dini dan Strategi Agronomi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 31 Maret 2026 | 17:30 WIB
Musim kemarau mulai diantisipasi. PTPN IV PalmCo memperkuat deteksi dini karhutla dengan dukungan teknologi dan strategi agronomi.
Musim kemarau mulai diantisipasi. PTPN IV PalmCo memperkuat deteksi dini karhutla dengan dukungan teknologi dan strategi agronomi.

Kabar BUMNPTPN IV PalmCo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau yang kerap dikaitkan dengan fenomena El Nino Godzilla.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kewaspadaan sektor perkebunan terhadap risiko cuaca ekstrem tahun ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, El Nino diklasifikasikan dalam tiga kategori, yakni lemah, moderat, dan kuat.

Baca Juga: Tradisi Menghias Telur Paskah dari Berbagai Dunia

Untuk tahun ini, peluang El Nino lemah hingga moderat diperkirakan mencapai 50–60 persen pada semester kedua.

Merespons hal tersebut, perusahaan menetapkan status siaga dengan mengedepankan langkah mitigasi sejak dini.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut pendekatan konservatif dipilih dengan menyiapkan berbagai skenario pengendalian risiko.

Baca Juga: Sekali Klik, Langsung Hemat! DAMRI Hadirkan Promo Spesial 4.4 untuk Rute Favorit

“Kami tidak ingin mengambil risikoKesiapsiagaan kami jalankan seolah menghadapi kondisi terburuk,” kata diadi Jakarta, Selasa.

Fokus utama diarahkan pada pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang rawan meningkat saat musim kemarau, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Untuk memperkuat langkah tersebut, perusahaan mengoptimalkan teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui sistem ARFINA (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara) guna meningkatkan deteksi dini dan pengendalian potensi kebakaran.

Baca Juga: Promo PBB Lebih Hemat! Bayar via BRImo Dapat Cashback 13% Tanpa Antre

Melalui sistem ini, potensi titik panas dapat terdeteksi lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi tersebut diperkuat dengan kesiapan tim di lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini