Selain itu, enam kapal perbantuan turut memperkuat layanan, yakni Portlink VII, Liputan XII, Dharma Kencana IX, Dharma Rucitra, Karya Maritim II, dan Perkasa Prima V.
Baca Juga: Panduan Wisata Lengkap ke Waduk Gajah Mungkur Wonogiri: Rute dan Akses hingga Harga Tiket Terbaru
Optimalisasi Buffer zone
Pengaturan arus kendaraan juga dilakukan melalui optimalisasi buffer zone sebagai area penyangga sebelum kendaraan masuk ke pelabuhan, khususnya pada kendaraan truk logistik yang ditampung di Dermaga Bulusan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa skema buffer zone membantu menjaga kelancaran pergerakan kendaraan sekaligus memberikan ruang istirahat bagi pengemudi sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Promo PBB Lebih Hemat! Bayar via BRImo Dapat Cashback 13% Tanpa Antre
"Di Bulusan sendiri kami berlakukan 2 skema dimana sebagian kendaraan akan langsung diberangkatkan melalui Dermaga Bulusan menggunakan kapal yang bersandar di sana. Sementara yang lainnya akan kami kirim ke Dermaga LCM," ujar Arief menambahkan.
Tercatat pada Selasa (31/3) pagi, sekitar 380 kendaraan yang didominasi truk besar dan sedang berada di Buffer zone Bulusan dan jumlahnya masih terus bertambah.
Sementara itu, arus kendaraan dari Tollgate menuju dermaga pada pukul 12.45 WIB terpantau padat dengan waktu pergerakan berkisar 15 hingga 30 menit.
Baca Juga: Dari Makkah ke Damaskus, Ini Masjid Ikonik yang Mengubah Sejarah Islam
Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada 30 Maret 2026 (H+8), tercatat total 56.197 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali atau meningkat 5,2%, serta total kendaraan mencapai 17.608 unit atau naik 2,1%.
Secara kumulatif, sejak 22–30 Maret 2026 (H-10 hingga H+8), tercatat 624.717 penumpang dan 171.921 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Bali.
Dari total reservasi sebanyak 183.810 unit kendaraan di platform digital Ferizy, sebanyak 171.921 unit telah masuk ke Pelabuhan Ketapang dan terlayani dengan baik.
Baca Juga: Promo Cashback 10% Top Up E-Wallet di BRImo, Lumayan Hemat sampai Mei 2026
Adapun potensi kendaraan yang masih akan menyeberang hingga H+10 diperkirakan sekitar 11.889 unit.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket secara online melalui Ferizy, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Kian Padat, ASDP Jaga Penyeberangan Sumatera–Jawa Tetap Terkendali
Jaga Kelancaran Ketapang - Gilimanuk, ASDP Imbau Pemudik Menghindari Perjalanan di Puncak Arus Balik
ASDP Catat 49 Persen Pemudik Sudah Kembali dari Sumatera, Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi Akhir Pekan ini
Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, ASDP Catat 60 Persen Pemudik Telah Menyeberang dari Sumatera ke Jawa
Arus Balik Lebaran 2026 Menguat di Ketapang, ASDP Pastikan Ribuan Kendaraan Tetap Lancar Terkendali