Kabar BUMN – Aktivitas pagi di kawasan timur Indonesia mendadak berubah setelah gempa mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Guncangan tersebut menimbulkan kekhawatiran sekaligus menguji kesiapan layanan publik di daerah terdampak.
Dalam kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa operasional penyeberangan tetap berlangsung aman, terkendali, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Baca Juga: Lelah Setelah Menjalani Kesibukan Hari Raya, Ini Beberapa Cara Menerapkan Slow Living di Akhir Pekan
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi pada Kamis (02/04) pukul 05.48 WIB.
Episenter gempa berada pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT, tepatnya di laut sekitar 129 km arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 km.
Peristiwa ini sempat berpotensi tsunami serta diikuti sejumlah gempa susulan yang meningkatkan kewaspadaan di wilayah sekitar.
Baca Juga: Derita Bocah 6 Tahun Lawan Hirschsprung, PT TIMAH Berikan Bantuan untuk Kekey di Bangka
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa perusahaan segera mengambil langkah cepat untuk merespons situasi tersebut.
Seluruh operasional, khususnya di wilayah terdampak seperti Ternate dan Bitung, tetap dijalankan secara optimal dengan peningkatan kewaspadaan di setiap lini.
“Kami memastikan seluruh lini operasional bergerak cepat dan terkoordinasi. Kesiapan armada, personel, serta penguatan pemantauan informasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan menjadi kunci agar layanan tetap berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Sendratari Sangkuriang dengan Sentuhan Api yang Dramatis di Jakarta
Pemantauan yang dilakukan di wilayah ASDP Cabang Bitung menunjukkan fasilitas pelabuhan, area parkir, hingga ruang tunggu berada dalam kondisi aman.
Aktivitas operasional pun berlangsung seperti biasa tanpa gangguan berarti. Selain itu, kondisi perairan yang relatif landai memungkinkan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar.
Artikel Terkait
ASDP Catat 49 Persen Pemudik Sudah Kembali dari Sumatera, Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi Akhir Pekan ini
Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, ASDP Catat 60 Persen Pemudik Telah Menyeberang dari Sumatera ke Jawa
Arus Balik Lebaran 2026 Menguat di Ketapang, ASDP Pastikan Ribuan Kendaraan Tetap Lancar Terkendali
Pelabuhan Ketapang Padat Truk, Kolaborasi Jadi Jurus ASDP Hadapi Lonjakan Kendaraan
Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh