Garuda Indonesia Kirim Logistik Konsumsi Haji 2026, 15 Ton Makanan Nusantara Diterbangkan ke Jeddah

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 3 April 2026 | 06:30 WIB
Garuda Indonesia kirim 15 ton makanan siap saji ke Jeddah sebagai bagian distribusi 230 ton logistik konsumsi jemaah haji Indonesia 2026. (Dok. Garuda Indonesia)
Garuda Indonesia kirim 15 ton makanan siap saji ke Jeddah sebagai bagian distribusi 230 ton logistik konsumsi jemaah haji Indonesia 2026. (Dok. Garuda Indonesia)

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Sendratari Sangkuriang dengan Sentuhan Api yang Dramatis di Jakarta

Pengiriman perdana logistik haji itu diterbangkan menggunakan armada Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA 980. Pesawat berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 11.45 WIB.

Kedatangan dijadwalkan di Bandara Internasional King Abdulaziz pada pukul 17.40 waktu setempat.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim menyampaikan bahwa pelepasan ekspor makanan siap saji dan bumbu pasta ini menjadi langkah nyata dalam memastikan kenyamanan jemaah haji.

Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Akses Baru Ke Papua Via Denpasar, Penerbangan 4 Kali dalam Seminggu

Upaya tersebut terutama berkaitan dengan kesiapan logistik dan operasional haji. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan konsumsi merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah.

“Menjadi bagian dari perjalanan suci jemaah haji asal Indonesia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar bagi Garuda Indonesia.

Kami juga memahami bahwa kesuksesan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh aspek transportasi udara semata, tetapi juga melalui kesiapan ekosistem pendukung termasuk ketersediaan konsumsi yang layak dan bercita rasa nusantara bagi para jemaah di Tanah Suci,” jelas Reza.

Baca Juga: Langkah Strategis! Pupuk Indonesia Pimpin Pembentukan SEAFA untuk Ketahanan Pangan ASEAN

Reza menambahkan, “Kolaborasi ini membuktikan manifestasi ketika kekuatan logistik udara bertemu kekuatan jaringan distribusi darat, dan didukung oleh regulasi Pemerintah yang suportif, kita mampu menghadirkan solusi logistik yang efisien, tepat waktu, dan berdampak luas.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Prof. Jaenal Effendi menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.

“Hajatan besar pelaksanaan haji selalu membutuhkan dukungan dan kerja sama dari lembaga lintas sektor mulai dari Pemerintah, operator penerbangan, operator logistik, dan layanan pendukung lainnya untuk mewujudkan ekosistem ekonomi haji dan umrah bisa impactful bagi para jemaah.”

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kolaborasi nyata antara Pemerintah dan BUMN.

Menurutnya, langkah tersebut memperkuat rantai pasok logistik nasional yang terintegrasi hingga tingkat global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini