Baca Juga: Jangan Lewatkan! Sendratari Sangkuriang dengan Sentuhan Api yang Dramatis di Jakarta
Pengiriman perdana logistik haji itu diterbangkan menggunakan armada Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA 980. Pesawat berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 11.45 WIB.
Kedatangan dijadwalkan di Bandara Internasional King Abdulaziz pada pukul 17.40 waktu setempat.
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim menyampaikan bahwa pelepasan ekspor makanan siap saji dan bumbu pasta ini menjadi langkah nyata dalam memastikan kenyamanan jemaah haji.
Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Akses Baru Ke Papua Via Denpasar, Penerbangan 4 Kali dalam Seminggu
Upaya tersebut terutama berkaitan dengan kesiapan logistik dan operasional haji. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan konsumsi merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah.
“Menjadi bagian dari perjalanan suci jemaah haji asal Indonesia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar bagi Garuda Indonesia.
Kami juga memahami bahwa kesuksesan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh aspek transportasi udara semata, tetapi juga melalui kesiapan ekosistem pendukung termasuk ketersediaan konsumsi yang layak dan bercita rasa nusantara bagi para jemaah di Tanah Suci,” jelas Reza.
Baca Juga: Langkah Strategis! Pupuk Indonesia Pimpin Pembentukan SEAFA untuk Ketahanan Pangan ASEAN
Reza menambahkan, “Kolaborasi ini membuktikan manifestasi ketika kekuatan logistik udara bertemu kekuatan jaringan distribusi darat, dan didukung oleh regulasi Pemerintah yang suportif, kita mampu menghadirkan solusi logistik yang efisien, tepat waktu, dan berdampak luas.”
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Prof. Jaenal Effendi menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.
“Hajatan besar pelaksanaan haji selalu membutuhkan dukungan dan kerja sama dari lembaga lintas sektor mulai dari Pemerintah, operator penerbangan, operator logistik, dan layanan pendukung lainnya untuk mewujudkan ekosistem ekonomi haji dan umrah bisa impactful bagi para jemaah.”
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kolaborasi nyata antara Pemerintah dan BUMN.
Menurutnya, langkah tersebut memperkuat rantai pasok logistik nasional yang terintegrasi hingga tingkat global.
Artikel Terkait
Lonjakan Arus Balik Lebaran, Garuda Indonesia Group Layani Lebih dari 80 Ribu Penumpang Sehari
Kinerja Lebaran 2026 Meningkat, Garuda Indonesia Group Catat OTP 92,08% Tertinggi Tiga Tahun Terakhir
Promo Terbatas! Garuda Indonesia Tawarkan Penerbangan Langsung Jakarta ke Jeddah dan Madinah Mulai Rp4 Jutaan
Sinyal Positif dari GMFI, Garuda Indonesia Kian Dekat ke Fase Pemulihan Grup
Garuda Indonesia Buka Akses Baru Ke Papua Via Denpasar, Penerbangan 4 Kali dalam Seminggu