"Kami optimistis, dengan perencanaan yang presisi dan kolaborasi yang kuat, target swasembada kedelai dalam 2–3 tahun ke depan dapat tercapai,” ujarnya.
Baca Juga: Air Terjun Puspa Dewi, Bengkulu, Wisata Langka yang Menawarkan Air Terjun Berair Panas
Ia juga menjelaskan bahwa pengembangan galur padi genjah berproduktivitas tinggi menjadi strategi penting dalam menjaga keberlanjutan swasembada beras. Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan hasil panen dalam waktu yang lebih singkat.
“Padi genjah dengan produktivitas tinggi adalah solusi untuk memastikan swasembada beras yang berkelanjutan. Ini menjadi tugas bersama agar Indonesia tidak hanya mencapai, tetapi juga mampu mempertahankan swasembada pangan,” tambahnya.
Melalui Nota Kesepahaman ini, kedua pihak sepakat untuk mengeksplorasi sejumlah peluang kerja sama.
Baca Juga: Komitmen Pengurangan Emisi Diperkuat, Pertamina Dorong Masyarakat Gunakan Energi Secara Bijak
Fokus kegiatan meliputi pengembangan komoditas kedelai melalui perbanyakan benih, pelaksanaan budidaya di wilayah Sukamandi serta lahan mitra penangkar, hingga penyusunan skema produksi dan pemasaran. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok benih nasional.
Direktur Utama PT Karya Unggulan Anakbangsa, Ali Zum Mashar, menilai kemitraan ini sebagai momentum strategis untuk memperluas akses inovasi benih unggul kepada petani.
Ia menyebut sinergi antara jaringan nasional dan teknologi benih akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian.
Baca Juga: Dirut PLN Kembali Cetak Prestasi, Kepemimpinan Hijau Diapresiasi dan Raih 11 PROPER Emas 2025
“Kolaborasi antara PT Sang Hyang Seri dengan jaringan nasionalnya dan PT Karya Unggulan Anakbangsa dengan inovasi benih unggul akan menjadi gerakan revolusioner dalam sektor pertanian."
"Kami optimistis, melalui sinergi ini, Indonesia tidak hanya mencapai swasembada kedelai dan beras, tetapi juga berpotensi menjadi lumbung pangan dunia,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai varietas kedelai unggul dengan produktivitas tinggi. Selain itu, galur padi berumur genjah juga telah tersedia dan siap dikembangkan secara lebih luas. Hal ini membuka peluang peningkatan produksi pangan secara masif.
Baca Juga: Menjelang Hari Kartini, Rembang Jadi Destinasi yang Tak Boleh Dilewatkan
Melalui kerja sama ini, PT Sang Hyang Seri kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama dalam penguatan sektor perbenihan nasional.
Artikel Terkait
PT Sang Hyang Seri Ramaikan KTNA Agro Expo 2025 dengan Benih Padi Unggul
Sang Hyang Seri dan ID FOOD Peringati Hari Tani Nasional Bersama Petani di Sukamandi
Sang Hyang Seri Turut Hadir di Booth Kemenko Pangan, Bawa Benih Padi Unggul ke TEI 2025
PT Sang Hyang Seri Dukung Penguatan Kemandirian Benih Daerah dalam Kunjungan Kerja DPR RI di Palembang
Duet BUMN Pangan, Pupuk Indonesia Niaga dan Sang Hyang Seri Sinergi Distribusi Benih Padi