Pertamina Hulu Indonesia Borong Enam PROPER Hijau 2025, Bukti Komitmen Operasi Hulu Migas yang Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 9 April 2026 | 08:45 WIB
PHI raih 6 PROPER Hijau 2025, tunjukkan kinerja lingkungan dan program CSR inovatif yang melampaui standar regulasi. (Dok. PHI)
PHI raih 6 PROPER Hijau 2025, tunjukkan kinerja lingkungan dan program CSR inovatif yang melampaui standar regulasi. (Dok. PHI)

Program ECO STEP di PEP Sangatta – Lapangan Semberah berfokus pada efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Menembus Hutan Sunyi Menuju Surga Tersembunyi: Curug Larangan di Sukabumi

Di sisi konservasi ekologi, PHKT DOBU menjalankan program penguatan ekologi melalui Desa Wisata Kersik dengan penanaman 200 bibit pohon cemara udang di kawasan Pantai Biru Kersik, Kecamatan Marangkayu.

PHKT DOBS juga menghadirkan inovasi melalui program SEMUR CENDAWAN (Semai Jamur dengan Cerdas dan Berwawasan Pangan) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis jamur.

Dalam pengelolaan sampah, PEP Tarakan menginisiasi program AKAR BASAH (Aliansi Kerja Bebas Sampah) yang mendorong partisipasi aktif komunitas dalam pengurangan limbah.

Baca Juga: Lima Belas Kali Berturut-turut, PGE Kukuhkan Komitmen Lingkungan Lewat PROPER Emas

Sementara itu, PEP Bunyu mengembangkan program MANTAP BETUL BAH (Media Tanam Akar Pakis untuk Bunyu Pertanian Unggul, Baskom Air Hujan) dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk pertanian berkelanjutan.

PHM turut berkontribusi melalui program Wasteco yang berfokus pada pengolahan limbah organik menjadi energi terbarukan secara efisien dan berkelanjutan.

Dony menambahkan, perusahaan akan terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi program yang adaptif serta kolaboratif.

Baca Juga: ID FOOD Resmi Kirim Bunga Pala ke India, Perluas Jejak Rempah Nusantara

Ia berharap capaian ini tidak hanya menjadi motivasi untuk mempertahankan standar beyond compliance, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Pencapaian keenam PROPER Hijau ini sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasi hulu migas karena kami meyakini masyarakat yang berdaya dan mandiri, serta lingkungan yang lestari akan mendukung ketersediaan dan keberlanjutan produksi migas Perusahaan bagi Indonesia untuk puluhan tahun yang akan datang,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini