Ke depan, sinergi di lingkungan Garuda Indonesia Group akan terus diperkuat untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan kinerja Citilink maupun entitas anak usaha lainnya secara berkelanjutan.
Baca Juga: Rekomendasi Wisata Alam di Jombang, Banyak yang Belum Dieksplorasi
Proyeksi Armada Capai 118 Unit di Akhir 2026
Melalui dukungan pendanaan Danantara, Garuda Indonesia Group menargetkan pada akhir tahun 2026 akan mengoperasikan sedikitnya 118 armada.
Rinciannya terdiri dari proyeksi 68 serviceable aircraft milik Garuda Indonesia dan 50 serviceable aircraft milik Citilink.
Baca Juga: Optimalkan Armada Laut, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi LPG Nasional
Upaya optimalisasi armada yang layak operasi (serviceable aircraft) tersebut akan diperkuat melalui percepatan sejumlah inisiatif strategis dalam proses perawatan armada.
Langkah ini mencakup heavy maintenance airframe check pada pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 777-300ER, serta Airbus A330.
Selain itu, perusahaan juga menjalankan overhaul dan shop visit untuk komponen utama, seperti mesin (engine), Auxiliary Power Unit (APU), serta landing gear, guna memastikan performa armada tetap optimal dan andal dalam mendukung operasional penerbangan.***
Artikel Terkait
Tak Bisa Sembarangan! Ini Aturan Citilink soal Membawa Vape ke dalam Pesawat
Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 11.400 Penumpang Selama Grand Prix of Indonesia 2025 di Mandalika
Garuda Indonesia Group Perkuat Bandara Halim Perdanakusuma, Citilink Didorong Jadi Andalan
Tujuh Rute Citilink Kini Beroperasi dari Bandara Halim Perdanakusuma
Memperluas Jaringan, Citilink Membuka Rute Baru dari Halim ke Padang dan Pekanbaru